Tepati Janji, Diamond Land Tutup Atap Dave Apartemen

Big Banner

Depok – Perusahaan pengembang, PT Diamond Land Development (DLD), melalui anak perusahaannya PT Diamond Citra Propertindo (DCP) melakukan topping off (tutup atap) proyek Dave Apartemen, yang berlokasi di Jalan Palakali Raya, Kukusan, Depok. Saat ini penjualan Dave Apartemen sudah mencapai 70 persen dari total 868 unit.

Presiden Direktur PT Diamond Land Development, Adam Bilfaqih, mengatakan, kecepatan penjualan Dave Apartemen terbilang sangat bagus. Sejak dipasarkan pada akhir 2015 lalu, penjualan dan progres pembangunan Dave Apartemen sangat positif.

“Progres pembangunan infrastruktur disekitar lokasi ini turut mendongkrak penjualan kita. Kami bersyukur karena lokasi pintu tol sangat dekat,” jelas Adam, di sela-sela acara topping off, Sabtu (28/1).

Lokasi Dave Apartemen sendiri, lanjut dia, persis dibelakang pintu kampus Universitas Indonesia (UI) yang ditunjang oleh akses langsung menuju stasiun UI dan Stasiun Pondok Cina. Selain itu, lokasi apartemen ini juga dekat dengan ruas tol Cijago (Cinere-Jagorawi) seksi II dan akses pintu keluar masuknya hanya berjarak 200 meter dari Dave Apartemen.

“Pasar untuk kalangan mahasiswa memang tidak pernah sepi peminat. Trennya cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun,” kata Adam.

Potensi Keuntungan

Banyaknya perguruan tinggi di wilayah Depok, lanjut Adam, menjadi alasan utama pengembang menggarap proyek hunian vertikal dekat kampus. Pasalnya, potensi ini sangat menjanjikan. Terbukti dari beberapa pengembangan apartemen yang diperuntukkan mahasiswa di wilayah Depok, pasarnya terserap secara maksimal.

“Kita tak hanya fokus pada pasar tapi konsep produk kita juga fokus. Seperti fasilitas perpustakaan, jaringan internet, kolam renang dan lainnya. Selain itu kita hanya terdiri dari satu tipe (22 meter persegi) dengan konsep mezzanine sehingga lebih luas,” terang Adam.

Sementara itu, Managing Director PT Diamond Land Development, Bayu Setiawan, mengatakan, setiap tahunnya ada sekitar 12.000 mahasiswa baru yang diterima di Universitas Indonesia (UI). Bahkan, kata Bayu, pada tahun 2015, jumlah itu bertambah hingga mencapai 14.000 orang, baik dari program Diploma, S1, magister, maupun Doktoral.

“Jadi, jelas ada potensi pasar yang sangat besar terkait kebutuhan sewa tempat tinggal. Apalagi Mahasiswa UI tidak hanya berasal dari Jabodetabek, tapi juga dari seluruh Indonesia, bahkan mahasiswa asing pun juga ada. Potensinya luar biasa,” kata dia.

Sejak dipasarkan pertama kali, lanjut Bayu, kisaran harga jual Dave Apartemen terus bergerak positif. “Di awal pembangunan, kita menawarkan di angka Rp 230 juta per unit. Sekarang, harganya sudah di kisaran Rp 380 juta per unit,” imbuh Bayu.

Feriawan Hidayat/FER

BeritaSatu.com

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me