Bangun Rumah MBR, Perumnas Tambah Cadangan Tanah 464 Hektar

Big Banner

Direktur Korporasi dan Pengembangan Bisnis Perum Perumnas Galih Prahananto mengatakan, Perumnas mengutamakan lahan di sekitar stasiun kereta api, sebab saat ini kereta api menjadi sarana transportasi unggulan bagi MBR untuk menuju lokasi kerja dengan cepat dan murah.

Meski begitu, Galih tidak menampik bahwa lahan-lahan yang dekat dengan stasiun kereta api yang saat ini sudah beroperasi umumnya harganya sudah melambung tinggi sebab kerap menjadi bahan spekulasi para pemburu rente, calo atau mafia tanah. Lahan-lahan strategis tersebut pun banyak diperebutkan pengembang swasta.

“Harga lahan yang dekat dengan stasiun existing saat ini sudah mahal, tetapi dengan sinergi BUMN kami bisa beli tanah yang agak jauh dari stasiun existing tetapi nanti kami minta untuk dibuatkan stasiun baru di dekat situ,” katanya pekan ini.

Galih mengatakan, hal itu akan menjadi strategi utama Perumnas untuk menjamin penyediaan rumah yang murah bagi masyarakat, tetapi tetap berada di lokasi yang dekat dengan sarana transportasi publik dengan konektivitas yang baik. Dengan begitu, masyarakat dapat menghemat anggaran transportasinya dan meningkatkan kesejahteraannya.

Dia menambahkan Perumnas akan menambah cadangan tanahnya sebesar 464 hektar. Pada 2014 Perumnas telah berencana menambah cadangan persediaan lahan (land bank) sebesar 10.000 hektar sepanjang lima tahun ke depan (hingga 2019-2020). Lahan tersebut dipergunakan untuk melaksanakan misi pemerintah untuk mengembangkan perumahan murah bagi masyarakat. (EKA)

 

jktproperty.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me