Galleria Mall Vivo Sentul Beroperasi Awal 2018

Big Banner

 

 

JAKARTA – PT Megapolitan Developments Tbk optimistis operasional Galleria Mall Vivo Sentul, Bogor dimulai pada kuartal I-2018. Saat ini, Vivo Mall Sentul sudah terisi lebih dari 50%.

“Pembangunan berjalan pesat sejak PT PP ditunjuk sebagai konsultan struktur. Topping off diharapkan pada kuartal III-2017 dan operasional mulai kuartal I-2018. Momentum pejualan dan penyewaan unit meningkat seiring dengan progres pembangunan,” ujar Ronald Wihardja, managing director PT Megapolitan Developments Tbk kepada Investor Daily, saat dihubungi dari Jakarta, akhir pekan lalu.

Dia menjelaskan, potensi kawasan Bogor masih sangat tinggi dilihat dari kurangnya tempat hiburan ritel yang tersedia saat ini. Ke depan, potensi Bogor terus berkembang yang didorong oleh meningkatnya daya beli warga Bogor yang diprediksi meningkat 15% per tahun. “Selain itu, karena membaiknya akses dari dan menuju kawasan Vivo Mall Sentul,” tuturnya.

Perbaikan akses akan datang dengan rencana dibangunnya kereta ringan (light rail train/LRT) di Sentul dan jalan tol menuju Bogor Outer Ring Road (BORR).

Ronald mengatakan, masih banyak investor yang membeli untuk mendapatkan apresiasi nilai karena memprediksi harga kedepan yang meningkat sejalan dengan progres pembangunan, perbaikan ekonomi, dan penambahan akses. Diatas itu, mulai banyak pembeli yang merupakan pemain di bidang ritel atau menyewa karena mengantisipasi arus pengunjung yang ingin memenuhi kebutuhan hiburannya di kawasan Vivo Mall Sentul yang ikonik.

“Tren ini diantisipasi akan meningkat karena investor tidak ingin kehilangan kesempatan karena persediaan yang terus menipis,” jelas dia.

 

Empat Konsep

Megapolitan Developments mengembangkan proyek komersial Galleria Mall Vivo Sentul senilai Rp 750 miliar dengan mengusung empat konsep perniagaan, yakni kios mall Galleria Kiosk dan area kuliner al fresco dining Vivo Walk. Lalu, pusat perbelanjaan ritel modern Vivo Mall dan pusat niaga Bizpark @Vivo Sentul.

“Keempat konsep tersebut kami gabungkan dan kembangkan di dalam satu kawasan terpadu yang ikonik yaitu Vivo Sentul dengan melihat potensi akan kebutuhan gaya hidup masyarakat yang datang ke wilayah Bogor,” jelas Ronald.

Dia menambahkan, masyarakat yang datang ke Bogor untuk berbelanja, hang out, kuliner, atau bahkan membeli oleh-oleh, menjadi lebih mudah dan praktis karena dilakukan di dalam satu kawasan.

Menurut dia, di area kuliner al fresco dining Vivo Walk dan kompleks perniagaan Bizpark @Vivo Sentul, para pengunjung dapat menikmati suasana night market seperti di Hong Kong dengan balutan live music. “Inilah yang membuat Galleria Vivo Mall Sentul berbeda dibandingkan dengan pusat perbelanjaan lain yang ada di wilayah Bogor dan sekitarnya. Galleria Vivo Mall Sentul memiliki segalanya yang dibutuhkan oleh masyarakat di dalam satu kawasan,”tutur dia.

Beberapa penyewa ternama seperti Centro Department Store, Lulu Hypermart, Cinema CGV Blitz, Fun World, dan Optik Melawai telah berkomitmen hadir di Vivo Mall.
Keberadaaan Galleria Mall Vivo Sentul ditunjang dengan akses yang strategis antara lain jaringan jalan tol BORR, Bogor Inner Ring Road (BIRR), jalan poros tengah timur (Jalur Puncak Dua), dan tol Bogor – Ciawi – Sukabumi (Bocimi).

Ronald optimistis bahwa proyek komersial yang dikembangkannya ini menjadi daya tarik bagi para investor karena saat ini akses ke kawasan Vivo Sentul akan semakin mudah seiring dengan pembangunan infrastruktur LRT yang diperkirakan selesai dan beroperasi pada 2018. LRT koridor Cibubur – Bogor merupakan satu dari enam jalur LRT yang akan dibangun dengan empat stasiun yakni Cibinong, Sirkuit Sentul, Sentul City, dan Bogor. Stasiun Sirkuit Sentul merupakan stasiun yang jaraknya diperkirakan hanya 2 kilometer dari proyek Vivo Sentul.

Investor Daily

Edo Rusyanto/EDO

Investor Daily

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me