10 Coretan Sketsa para Arsitek Terkenal Dunia

Big Banner

NEW YORK – Jauh sebelum konstruksi dimulai, para arsitek lebih dulu harus membuat sebuah rancangan melalui goresan sketsa pada sebuah kertas putih. Masing-masing individu arsitek di dunia pun punya gaya yang beragam dalam menorehkan tinta ke atas kertas putih. Berawal dari corat-coret dengan gambar arsitektur yang rumit, sebuah konsep pun pada akhirnya muncul.

Semua jenis gambar susah payah digambar dengan menggunakan tangan. Namun, perangkat lunak komputer telah mengubah semua yang sifatnya konvensional atau tradisional itu. Menurut seorang kritikus arsitektur Ada Louise Huxtable, gambar arsitektur dan proyek sketsa menggambarkan arsitektur seperti itu datang langsung dari pikiran dan mata dan hati, sebelum sampai ke sana (gambar akhir).

Dilansir dari laman About.com, Senin (30/1/2017), berikut 10 gambar dan goresan sketsa arsitektur yang digambar oleh para arsitek terkenal:

1. Alas untuk Patung Liberty
Arsitek: Richard Morris Hunt
Patung Liberty dibuat di Prancis dan dikirim dalam bentuk potongan ke Amerika Serikat (AS). Namun, desain dan konstruksi alasnya Patung Liberty memiliki sejarahnya sendiri.

2. Vietnam Veterans Memorial
Arsitek: Maya Lin
Gambar abstraknya mungkin tampak jelas bagi kita sekarang, namun ketika sketsanya dilombakan dalam kompetisi Vietnam Memorial, para juri bingung dan bahkan pada akhirnya tertarik untuk memenangkannya.

3. WTC 2002 Master Plan
Arsitek: Daniel Libeskind
Lower Manhattan dibangun kembali setelah teroris menghancurkannya pada 11 September 2001. Para arsitek berlomba-lomba untuk menjadi perancang proyek ini, dan rencana Daniel Libeskin, memenangkan kontes. Arsitek Jepang Fumihiko Maki and Maki and Associates menyajikan sketsa bagaimana desainnya untuk WTC Tower 4 akan sesuai dengan rencana besar Libeskind. Sketsa Maki menggambarkan sebuah gedung pencakar langit berbentuk spiral dari empat menara di Kompleks World Trade Center yang baru.

4. Minnesota State Capitol
Arsitek: Cass Gilbert
Dalam arsitektur awalnya Cass Gilbert membayangkan struktur dengan model kubah besar setelah Saint Petrus di Roma.

5. Sydney Opera House, 1957-1973
Arsitek: Jørn Utzon
Ketika proyek opera house di Sydney, Australia dilombakan, pemenangnya adalah arsitek muda asal Denmark. Tak disangka, desain cepat menjadi ikon. Pembangunan gedung tersebut dirasa mustahil bagi banyak orang, namun sketsa di kepala Utzon ini malah mengejutkan dan menjadi kenyataan.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me