Tahun Ini, Jepang Fokus Investasi Properti di Indonesia

Big Banner

JAKARTA, KompasProperti – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) lebih memilih fokus pada investasi Jepang ke Indonesia ketimbang ikut terlibat dalam hubungan dingin China dan Amerika Serikat (AS).

Menurut Pejabat Promosi Investor Kantor Perwakilan BKPM Tokyo Saribua Siahaan, Jepang mulai mempertimbangkan investasi di sektor properti Indonesia karena menganggap adanya lingkup luas pada segmen pasar mereka tahun ini.

“Beberapa dari mereka berencana ingin melaksanakan pengembangan properti tahun ini, terutama untuk melayani para ekspatriat, kelas menengah, dan untuk strata lebih tinggi. Sementara lainnya fokus pada pekerja di kawasan industri,” tutur dia.

Bukan hanya itu, Saribua juga tak sengaja mengatakan bahwa Kantor BKPM di Jakarta tengah melakukan negosiasi perusahaan patungan antara “kelompok besar Jepang” dengan perusahaan perumahan lokal.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe telah melakukan kunjungan ke Indonesia pada awal bulan Januari 2017. Jepang rencananya akan menjadi mitra dalam Program Sejuta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Berkaitan dengan itu Kepala BKPM Thomas Lembong mengadakan pertemuan dengan perwakilan kamar dagang Jepang dalam kunjungannya ke negara tersebut beberapa waktu lalu.

“Jepang telah menjadi investor di Indonesia selama beberapa dekade sekarang dan telah menjadi investor kedua atau ketiga terbesar di Indonesia,” kata dia.

Investasi jangka panjang Jepang di Indonesia akan memungkinkan Pemerintah Indonesia untuk memetakan kebijakan perdagangan independen menyusul semakin tegangnya hubungan antara China dan AS pasca dipimpin Presiden Trump.

“Pemerintah tidak mau hanya berkonsentrasi pada satu negara saja dalam hal investasi dan kami sangat memperhatikan kepentingan nasioonal kami. Kami tidak ingin sebuah situasi di mana Indonesia memihak AS atau China. Kami adalah negara independen,” tutur Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan.

properti.kompas.com