Infrastruktur Dikebut, Harga Properti Koridor Timur Melesat (2)

Big Banner

Director Head of Research and Consultancy Savills Indonesia Anton Sitorus mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur akan mengerek harga lahan dan properti. Keberadaan infrastruktur seperti LRT akan mendorong terbukanya aksesibilitas dan mendorong kenaikan harga tanah dan properti, rata-rata bisa 15%-20% per tahun untuk jangka panjang.

“Kehadiran LRT membantu pengembangaan proyek properti. Infrastruktur transportasi menolong pertumbuhan pengembangan maupun investasi properti,” tutur Anton. Proyek properti yang berada di sekitar lintasan awal hingga akhir LRT akan dapat lebih berkembang. Apalagi, jika progres pembangunan LRT itu berjalan lebih cepat.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, dampak dari LRT dan Tol Becakayu membuat investasi di wilayahnya terus bertumbuh. Misalnya, dalam kurun dua tahun, wilayahnya digeruduk tak kurang dari 31 proyek apartemen.

Dengan adanya LRT tersebut, sekitar 52.000 unit apartemen akan mengguyur Kota Bekasi. Salah satu kunci sukses pengembangan hunian vertikal tersebut adalah mengawinkannya dengan infrastruktur transportasi. “LRT dan Becakayu bisa memecah kemacetan,” kata Rahmat.

Lebih lanjut Rahmat mengatakan, berdasarkan catatan Pemkot Bekasi, potensi properti di Bekasi yang ditunjang dengan pembangunan proyek infrastruktur itu nantinya ikut mengerek harga jual properti berkisar 30-50%. Jadi, Kota Bekasi menjadi alternatif utama lokasi tempat tinggal.

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan bahwa tahun ini ada potensi mencari keuntungan lebih besar dari kepemilikan hunian vertikal di koridor timur Jakarta, seperti Bekasi. Hal itu mengingat kawasan koridor timur memiliki keunggulan akses dan pengembangan infrastruktur dibandingkan koridor barat, seperti Serpong. Apalagi harga tanah di kawasan itu semakin tinggi.

Ali mengatakan, apartemen siap huni di lokasi yang memiliki akses seperti Jalan Ahmad Yani, Bekasi, memberi potensi nilai sewa mencapai 6%-8% per tahun dari harga beli. “Kalau dijual lagi, capital gain sebelum seluruh gedung terbangun maupun setelah siap huni, bisa mencapai 20% sampai 30%,” ujar Ali. Di Bekasi, hunian yang dibangun dengan konsep mixed use development dengan dukungan kelengkapan infrastruktur dan sarana aksesibilitas akan menarik sebagai hunian dan tempat yang seksi untuk ladang investasi. MPI/YS Versi digital MPI dapat diakses melalui: https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia lebih praktis dan lebih ekonomis.

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me