Bangun Dua Rusunawa, Pemkot Bekasi Butuh Rp 75 Miliar

Big Banner

Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat, mencatat kebutuhan dana pembangunan rumah susun sewa sederhana di kecamatan Bantargebang dan Mustikajaya mencapai Rp75 miliar.

“Rusunawa itu terdiri atas enam menara dengan kapasitas 576 kamar,” kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kota Bekasi, Dadang Ginanjar, di Bekasi, Senin (30/1).

Lokasi pembangunan rusunawa itu, lanjut Dadang, berlokasi di Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya dan Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang.

“Hunian itu diperuntukkan bagi warga tidak mampu. Rencananya juga bisa dimanfaatkan untuk relokasi korban penertiban bangunan liar,” katanya.

Dadang mengatakan, kebutuhan anggaran untuk proyek itu masih dalam proses pembahasan dengan DPRD Kota Bekasi.

“Kami mengupayakan pembangunan dengan sistem multi years, mulai tahun 2017 dan selesai pada 2018, katanya.

Dadang mengatakan, anggaran akan dialokasikan di APBD Perubahan 2017. “Kontruksinya bisa dibangun sebelum APBD Perubahan disahkan, karena proyeknya tahun jamak,” katanya.

Rencanannya, satu unit menara bisa dibangun masing-masing sebanyak 96 kamar yang akan disewakan murah bagi warga yang berpenghasilan di bawah Upah Minimum Kota (UMK) Kota Bekasi sebesar Rp 3,6 perbulan.

/FER

ANTARA

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me