DP Rumah Nol Persen Mungkin Saja, Kalau…

Big Banner
Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStock

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Maurin Sitorus, menyatakan, hampir tidak mungkin uang muka atau down payment (DP) rumah nol persen di Jakarta.

Pernyataan Maurin tersebut untuk merespons pertanyaan terkait gagasan program DP nol persen yang disampaikan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan. Gagasan ini disampaikannya dalam acara debat paslon cagub, Jumat (27/1).

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan akan Bantu 25.000 Rumah Pekerja

Menurut Maurin, uang muka (DP) diperlukan dalam urusan pembiayaan atau pembelian rumah. Uang muka merupakan tanda kepemilikan dan tanggung jawab debitur atas kredit pemilikan rumah (KPR). Semakin tinggi uang muka, maka semakin kecil kemungkinan KPR tersebut bermasalah atau macet.

“Kalau uang muka nol, kemungkinan KPR bermasalah akan tinggi dan tentunya hal tersebut tidak baik bagi bank pemberi KPR dan juga terhadap perekonomian nasional,” kata Maurin seperti dikutip dari KompasProperti.

Baca juga: Grand Depok City, Hunian Tapak Terpopular di Depok Versi CCA 2017

Hal senada juga dinyatakan oleh pengembang properti. Bahwa hampir tidak mungkin beli rumah tanpa DP atau DP nol persen.

Akan tetapi, pengembang menilai DP nol persen mungkin saja dilaksanakan apabila Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan bantuan (subsidi) dana yang sangat besar.

Akan tetapi, kalaupun hal itu bisa terlaksana, Jakarta masih punya masalah yang lain. Apakah itu?

“Sekarang permasalahan untuk Jakarta yakni tidak memungkinkan untuk membangun landed house lagi,” kata Direktur PT Metropolitan Land Tbk Wahyu Sulistio, kepada KompasProperti.

Baca juga: Citra Indah Tetap Pertahankan Rumah Harga Terjangkau

Menurut Wahyu, kalau program tersebut memang bakal direalisasikan, maka yang paling memungkinkan adalah membangun high rise atau hunian vertikal. Artinya? Jika ada insentif maka pemerintah tidak bisa memberikan bantuan per unit tetapi harus langsung untuk satu menara hunian vertikal.

Selain itu, menurut Wahyu, dengan alokasi APBD 2017 DKI Jakarta saat ini, agak sulit merealisasikan program DP nol persen. Mengapa?Karena dananya lebih diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur dan sarana publik.

“Rasanya tidak memungkinkan, kecuali prioritas diubah. Risikonya proyek infrastruktur yang sedang dibangun akan tersendat dan semakin lama penyelesaiannya,” kata Wahyu lagi.

 

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me