PT Pembangunan Perumahan Raup Kontrak Baru Rp 4,3 Triliun

Big Banner

TEMPO.CO, Jakarta – Korporasi konstruksi dan investasi milik negara, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk., mengantongi kontrak baru senilai Rp 4,3 triliun pada tiga pekan pertama 2017 atau meningkat signifikan dibandingkan dengan Rp 1,1 triliun pada periode yang sama 2016.

Sejumlah proyek yang diperoleh perusahaan antara lain proyek paket rekonstruksi atau peningkatan struktur jalan Karangnongko-Wangon di Jawa Tengah senilai Rp 1,19 triliun, proyek jalan tol Cileunyi, Sumedang dan Dawuan di Jawa Barat Rp 1,5 triliun serta pembangkit listrik Bangkanai tahap II kapasitas 140 megawatt di Kalimantan Tengah Rp 1,7 triliun.

Direktur Utama PT PP Tumiyana mengatakan pencapaian kontrak baru tersebut belum termasuk kontrak baru yang diperoleh entitas anak perseroan seperti PT PP Peralatan, PT PP Properti Tbk., serta PT PP Pracetak.

Menurutnya, perusahaan menaretkan kontrak baru sekitar Rp 40 triliun pada 2017 atau meningkat 25 persen dibandingkan dengan Rp 32,6 triliun sepanjang 2016. Manajemen mengaku optimis dapat merealisasikan target kontrak baru tersebut karena gencarnya proyek-proyek infrastruktur yang digalakkan oleh pemerintah.

“Dengan demikian, total order book sampai dengan akhir tahun 2016 mencapai Rp 71,5 triliun, termasuk carry over 2015 sebesar Rp 39 triliun. Pencapaian kontrak baru perseroan tahun 2016 berhasil melampaui target kontrak baru yang ditetapkan perseroan yaitu sebesar Rp 31 triliun,” paparnya dalam keterangan tertulis pada Minggu, 29 Januari 2017.

BISNIS.COM

properti.tempo.co

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me