2016, Okupansi Kantor di Luar CBD Jakarta Tertinggi Selama Satu Dekade

Big Banner

JAKARTA, KompasProperti – Seperti di central business district (CBD) atau pusat bisnis Jakarta, pasokan perkantoran baru di area non-CBD Jakarta juga bertambah secara signifikan.

Sepanjang 2016, pasokan kantor baru di kawasan ini tercatat hampir mencapai 330.000 meter persegi. Sementara penyerapannya hanya 100.000 meter persegi.

Namun, angka ini melampaui tingkat serapan ruang kantor di CBD Jakarta.

“Tingkat penyerapan di atas rata-rata CBD dalam 10 tahun terakhir,” ujar Head of Research JLL Indonesia James Taylor, di Jakarta, Rabu (1/2/2017).

Sebagai gambaran, berdasarkan hasil riset JLL, penyerapan ruang kantor atau yang sudah tersewa di CBD sepanjang 2016 hanya di atas 50.000 meter persegi.

Sementara pada tahun 2015, penyerapan ruang kantor di non-CBD tercatat lebih dari 120.000 meter persegi.

Jika dibandingkan pada tahun yang sama, ruang kantor yang tersewa di CBD tidak sampai 50.000 meter persegi.

Adapun berdasarkan tingkat okupansi, 76 persen ruang kantor di area non-CBD telah terhuni.

Berdasarkan lokasi, non-CBD di Jakarta Selatan okupansinya sebesar 74 persen, Jakarta Barat 82 persen, Jakarta Utara 66 persen, Jakarta Timur 90 persen, Jakarta Pusat 90 persen, dan Simatupang 66 persen.

Secara total, pasokan kantor non-CBD saat ini sebanyak 2,6 juta meter persegi dengan proyeksi penambahan pada waktu mendatang sebanyak 500.000 meter persegi.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me