Tiga Tahun Lagi, Pasar Perkantoran Pulih

Big Banner

JAKARTA, KompasProperti – Pasar perkantoran pada beberapa tahun terakhir diwarnai tingkat pasokan yang melebihi permintaan, sehingga harga sewanya turun.

Sepanjang 2016, pasokan perkantoran di central business district (CBD) atau pusat bisnis tercatat seluas 450.000 meter persegi.

“Jika pada 2020-2021 PDB (produk domestik bruto) bertahan di angka 5 persen, maka kemungkinan pasar perkantoran akan membaik,” ujar Head of Research JLL Indonesia James Taylor di kantornya, Rabu (1/2/2017).

Lebih lanjut, James menuturkan, sewa perkantoran akan menyentuh posisi terbawah pada periode 2018-2019.

Permintaannya akan terlihat kenaikan sejak tahun ini, namun masih diikuti dengan okupansi yang rendah.

James juga menyebutkan, pasokan perkantoran di CBD dalam setahun terakhir yang menyentuh angka 450.000 ini menekan okupansi.

Karena itulah, para pengelola kantor harus menurunkan harga sewa supaya ruang kantor tetap terisi.

Sebagai contoh, untuk sewa perkantoran kelas A harganya turun 2,3 persen dibanding kuartal sebelumnya.

Gross rent CBD pasar perkantoran pada 2016 Rp 295.224 per meter persegi. Sedangkan base rent Rp 207.888 per meter persegi,” sebut James.

Dengan adanya penurunan harga ini, okupansi secara keseluruhan tercatat 84 persen.

Jika dijabarkan, okupansi kelas premium tercatat 79 persen, kelas A 73 persen, kelas B 89 persen, dan kelas C 90 persen.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me