Harga Rumah di Kompleks Patrialis Rp3 Miliar ke Atas

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Cakra Wijaya, Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, kini jadi sorotan publik. Menyusul ditangkapnya Patrialis Akbar, hakim Mahkamah Konstitusi (MK), oleh KPK kawasan tersebut semakin populer. Patrialis tinggal  di sebuah rumah megah di Jl Cakra Wijaya VII. Konon, mantan anggota parlemen itu masih punya beberapa rumah di kawasan itu. Sebetulnya jauh sebelum Patrialis dicokok KPK Cakra Wijaya sudah menjadi kawasan favorit. Demikian juga kompleks PWI yang berada di satu kawasan.

Rumah Patrialis Akbar

Rumah Patrialis Akbar

Letaknya cukup dekat kawasan bisnis Kuningan, Jakarta Selatan, dan jalan tol dalam kota. Ke Kota Kasablanka yang di dalamnya ada salah satu mal terbesar di Jakarta sekitar 5 km. Saat ini harga rumahnya di pasar seken rata-rata di atas Rp3 miliar, itu pun jarang.

“Di Cakra Wijaya  I – IV  lebih mahal, sementara Cakra Wijaya V – VIII harganya lebih rendah karena lokasinya turunan. Rumah dengan luas tanah 200 m2 bangunan 1 lantai  harganya di atas Rp3 miliar, di kompleks PWI lebih mahal sedikit. Umur rumahnya rata-rata di atas 10 tahun tapi masih bagus,” ujar Johana J. Tooy, agen properti dari Era Agung Prawira di Taman Buaran Indah  kepada housing-estate.com di Jakarta, Selasa (31/1).

Johana menyatakan di Cakra Wijaya sudah sulit mencari rumah seharga Rp2 miliar. Bila ada yang menawarkan ia berani membeli tunai dan langsung menjualnya lagi dengan harga tinggi.  Kawasan ini diincar kalangan menengah atas terutama yang berkantor di Kuningan sejak problem banjir dapat diatasi dan aksesnya semakin mudah.

Johana menyebutkan, akhir tahun lalu ia berhasil menjual rumah di Kompleks PWI seharga Rp2,5 miliar, bangunannya 1 lantai dengan luas tanah 180 m2. Saat ini harga tanahnya rata-rata Rp12 jutaan/m2. Ia memprediksi rumah Patrialis yang lokasinya di depan kalau dijual harganya pasti bagus dan banyak peminatnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me