Proyek Pengurai Macet di 6 Titik Jakarta Segera Dimulai

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Pemprov DKI Jakarta pada Februari ini akan memulai pembangunan 3 flyover dan 3 underpass. Flyover yang akan dibangun di Cipinang Lontar, Pancoran, dan Bintaro (perlintasan kereta Bintaro-Pesanggrahan) sementara underpass di Jalan Kartini, Mampang-Kuningan, dan Matraman. Total untuk 6 proyek di perlintasan jalan padat ini akan menghabiskan biaya Rp750 miliar.

lalu lintas di kawasan Mampang

lalu lintas di kawasan Mampang

Menurut Kepala Bidang dan Jalan Tak Sebidang Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo, saat ini di lapangan sudah dilakukan aktivitas proyek seperti pelebaran jalan untuk area kerja dan sebagainya. “Pada minggu ini juga pekerjaan struktur akan langsung dikerjakan, ini merupakan proyek prioritas untuk menanggulangi kemacetan di ruas-ruas tersebut, targetnya pada akhir tahun ini juga seluruh proyek ini sudah selesai,” ujarnya di Jakarta, Selasa (31/1).

Proyek flyover Cipinang Lontar (500 m) akan dikerjakan oleh PT Istaka Agrabudi, Pancoran (780 m) oleh PT Nindya Karya, dan di Bintaro (430 m) oleh PT Multi. Sementara kontraktor underpass Mampang-Kuningan (750 m) dikerjakan oleh PT Adhi Karya, Kartini (390 m) oleh PT Modern, dan di Matraman (650 m) oleh PT Jacob.

“Dengan adanya 6 proyek flyover dan underpass ini kemacetan di 6 lokasi itu bisa lebih terkendali. Malah untuk underpass Mampang-Kuningan itu juga untuk mendukung operasional bus Transjakarta koridor 6 dan 9 sehingga nanti jalur itu lebih lancar dan waktu tunggunya lebih singkat,” imbuhnya.

housing-estate.com