Okupansi Hotel di Maluku Alami Penurunan

Big Banner

Ambon – Tingkat okupansi atau penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Maluku selama bulan Desember 2016 mencapai 28,47 persen, turun 9,76 poin jika dibandingkan dengan bulan November 2016 yang sebesar 38,23 persen.

“Perhitungan ini berdasarkan penghitungan kamar terjual di 22 hotel bintang di Maluku,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, Dumangar Hutauruk di Ambon, Kamis (2/2).

Jika dibandingkan TPK pada Desember 2015 yang sebesar 40,18 persen, maka TPK Hotel di Maluku mengalami penurunan 11,71 poin.

Dumangar menjelaskan, TPK hotel bintang di Maluku selama periode Januari-Desember 2016 secara rata-rata mencapai 34,75 persen atau menurun 7,48 poin dibanding Januari-Desember 2015 yang tercatat sebesar 43,23 persen.

Sedangkan jumlah tamu yang menginap di hotel bintang Maluku selama bulan Desember 2016 sebanyak 8.910 orang dengan rincian tamu asing sebanyak 284 orang dan tamu domestik sebanyak 8.626 orang.

“Jika dibandingkan dengan November 2016 jumlah tamu pada Desember 2016 mengalami peningkatan sekitar 6,80 persen. Demikian pula jika dibandingkan dengan Desember 2015 yang tercatat sebanyak 8.333 orang, maka jumlah tamu yang nginap selama Desember 2016 mengalami peningkatan sekitar 6,92 persen,” ujarnya.

Dengan demikian, jumlah tamu menginap di hotel bintang di Maluku selama periode Januari-Desember 2016 sebanyak 97.441 orang atau menurun sebesar 1,18 persen dibanding periode yang sama tahun 2015.

Rata-rata lama menginap tamu di hotel bintang di Maluku pada bulan Desember 2016 adalah 1,45 hari atau menurun 0,83 poin dibanding November 2016.Sedangkan rata-rata tamu menginap selama periode Januari-Desember 2016 mencapai 2,06 hari atau menurun 0,99 poin dibanding periode yang sama tahun 2015.

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me