Mengintip Hunian Ala Resor di Kawasan Serpong

Big Banner

SERPONG, Tangerang sebagai penyangga kota Jakarta kini menjelma sebagai kota mandiri dengan infrastruktur dan sarana perkotaan yang lengkap. Kawasan yang masuk provinsi Banten itu kian dilirik sebagai tujuan investasi baru yang menjanjikan di sektor properti.

Menggeliatnya Serpong tidak terlepas dari andil para raksasa properti yang menggarap kawasan itu. Sebut saja misalnya Sinar Mas Group, PT Alam Sutera Tbk, dan PT Summarecon Agung Tbk. Lewat tangan mereka hadir berbagai produk properti yang kian hari makin membuat kawasan itu mengukuhkan diri sebagai kota mandiri.

Kini, banyak investor luar negeri yang ikut melirik kawasan Serpong. Mereka bermitra dengan pengembang lokal menggarap properti terpadu (mixed use development).

Associate Director Residential Sales & Leasing Colliers International Indonesia Alviery Akbar, meyakini bahwa kawasan satelit penyangga Jakarta seperti Serpong masih menjadi area potensial untuk pengembangan properti terutama hunian. Apalagi, kawasan ini didukung oleh infrastruktur yang sudah cukup mapan.

“Saya kira kawasan Serpong masih terus tumbuh, karena lahan di kawasan ini masih sangat luas dan didukung oleh infrastruktur yang baik,” kata Alviery Akbar, di Jakarta, belum lama ini.

Di mata Wakil Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia (REI) Bidang Tata Ruang, Hari Ganie, kawasan Serpong bakal menjadi pesaing utama Jakarta. Hal itu karena kawasan Serpong menjadi kota yang tertata dengan rapih dan menjadi kota yang nyaman bagi tempat tinggal dan juga investasi.

“Serpong masih terus tumbuh dan menjadi kota besar dan menjadi pesaing Jakarta, apalagi dengan pembangunan infrastruktur yang cukup baik, membuat kota ini menjadi kota untuk investasi,” kata dia.

Salah satu kelebihan kawasan Serpong, tambah dia, banyaknya sarana pendidikan atau kampus bertaraf internasional. Di sisi lain, adanya pusat berbelanjaan yang bertaraf internasional dan didukung oleh sarana infrastruktur seperti jalan tol JORR 2, tol BSD-Balaraja, kereta api, dan ruang pertemuan.

Tak heran jika kondisi itu kian memincut para pengembang properti menggarap proyek di Serpong. Sebut saja misalnya Sinar Mas Land. Tidak tanggung-tanggung, pengembang nasional itu menggandeng pengembang asing, Hongkong Land. Kerja sama mereka lewat PT Bumi Parama Wisesa menelorkan Navapark yang diklaim sebagai hunian berkelas internasional.
Proyek yang bercokol di pusat kota Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang itu juga diklaim mengedepankan kemewahan, kenyamanan, dan kualitas hidup bagi setiap penghuninya.

“Navapark kami sebut sebagai The Crown Jewel of BSD karena dirancang dan dibangun dengan kualitas material standar mutu tinggi oleh para tim pengembangan yang kompeten dibidangnya,” jelas Setia Iskandar, Division Head Marketing Navapark.

Dia menambahkan, masterplan dan landscaping Navapark didesain oleh konsultan terkemuka yang berpengalaman mendesain berbagai kawasan icon di dunia.

Dibangun di atas lahan seluas 68 hektare (ha), Navapark adalah sebuah mixed use area yang menghadirkanfirst class landed residential, serta first class apartment & mixed use commercial. Selain itu, ditunjang dengan luxury facility sehingga menjadikan kawasan ini sebagai resort township development di BSD dengan konsep higher living.