Dana Rehabilitasi Bangunan Permanen Aceh Diperkirakan Rp 166 Miliar

Big Banner

JAKARTA, KompasProperti – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) mendapat tugas dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk membangun kembali infrastruktur di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, usai gempa pada Desember 2016 silam.

Pembangunannya meliputi struktur temporer, dan permanen. Struktur sementara yang dibangun adalah sekolah dan madrasah mengingat fungsi vitalnya untuk kelangsungan pendidikan.

“Sementara untuk yang permanen, tidak hanya sekolah dan madrasah tapi juga ditambah masjid, meunasah (balai desa), dan pasar,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga, Jumat (3/2/2017).

Alokasi anggaran yang digunakan untuk membangun sekolah sementara itu bersumber dari dana siap pakai milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) senilai Rp 26 miliar.

Sementara untuk pembiayaan konstruksi permanennya diperkirakan mencapai Rp 166 miliar.

Namun, Danis mengaku, dana untuk konstruksi struktur permanen belum tersedia. Oleh sebab itu, pembangunannya belum dilaksanakan.

“Belum ada, tapi kami pastikan segera dibangun. Sekarang masih dalam tahap persiapan konstruksi dan penganggarannya,” ucap Danis.

Targetnya, sebagian besar terutama sekolah rampung Desember 2017/ Sedangkan masjid, pasar, serta meunasah sebelum Lebaran 2017.

–– ADVERTISEMENT ––

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me