Rumah di Serpong Ini Rp200 Juta Lebih Murah Dari Harga Sekitarnya

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – The Golden Stone (24 ha) di Jl Diklat Pemda, Legok, Tangerang, Banten, membuat pasar perumahan di Serpong lebih hangat.  GNA Group, pengembangnya, manerobos pasar dengan jurus klasik menawarkan harga murah. Harga yang disodorkan lebih murah Rp200-300 juta dari rumah sekelas yang dipasarkan beberapa perumahan skala kota di Serpong.

Golden Stone

Golden Stone

Ada tiga tipe yang ditawarkan: 60/60, 82/77, dan 126/120, masing-masing dilengkapi 2, 3, 4 kamar tidur. Semuanya sudah disediakan kamar pembantu, ruang service, dan carport untuk 2 mobil.  Langgamnya mengusung gaya modern dengan   fasad dibungkus homogenous tile dan woodplank motif kayu. Finishing seperti itu menghasilkan fasad clean dan bebas maintenance.

“Cluster pertama sebanyak 300 rumah, tahap pertama kita pasarkan 190 unit,” ujar Direktur Utama GNA Grup, Gregorius GunHo, kepada housing-estate.com saat media visit di Serpong,  Kamis (2/2).

Lokasi The Golden Stone hanya 5 menit dari Gading Serpong melalui akses Jl Pagedangan, Legok. Tipe 60/60 dibandrol Rp890 juta (tunai). Karena itu respon konsumen cukup bagus. Kendati  peluncurannya baru akan dilangsungkan 18 Februari 2017 mendatang rumah yang terjual sudah 40-an unit.

Pada Januari lalu rumah yang terjual sebanyak 15 unit. GunHo menyebutkan selain harganya bersaing  penjualan yang cukup bagus itu disebabkan pasar sudah mulai membaik. Selain itu The Golden Stone sudah membangun rumah contoh sehingga konsumen mengetahui bentuk dan kualitas rumah yang akan dibeli.

Ke depan kawasan ini akan makin berkembang karena sejumlah pengembang besar, seperti Lippo Karawaci, Summarecon, dan BSD sudah menyimpan lahan cukup luas di sekitar The Golden Stone.  Universitas Tarumanegara juga akan membangun kampus di sini. Yayasan Tarumaneraga punya lahan seluas 138 ha yang sudah dimiliki sejak lama. Selain kampus konon juga akan dibangun mal dan area komersial. Infrastruktur juga dibenahi, Jl Raya Legok dilebarkan dari 10 meter menjadi 30 meter dan di dekat kawasan akan dilalui jalan tol Serpong-Balaraja.

Penjualan cluster pertama ditarget habis tahun ini dengan nilai sekitar Rp300 miliar. Awal tahun depan akan diluncurkan cluster kedua dan penawaran apartemen. Apartemen yang akan dibangun sebanyak 15 tower berikut beberapa fasilitas pendukung. GunHo mengaku puas dengan penjualan proyeknya karena di saat pasar belum baik penjualannya cukup bagus.

housing-estate.com