Pemda Dukung Rencana Survei Perumahan

Big Banner

Jakarta – Belum adanya data dan informasi mengenai berapa kebutuhan pasti rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Indonesia, kerap menjadi masalah klasik yang dihadapi oleh pemerintah. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah melakukan survai perumahan di seluruh Indonesia.

Sekretaris Ditjen Penyediaan Perumahan Kemeterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), Lukman Hakim, mengungkapkan, melalui survei tersebut pihaknya ingin mengetahui apakah selama pemerintah daerah memiliki kesadaran atas program perumahan di daerahnya masing-masing.

“Selama ini Pemda masih berorientasi pada pembangunan infrastruktur seperti jalan dan sumber daya air. Padahal program perumahan juga penting untuk mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat,” ujar Lukman Hakim, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (5/2).

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Balikpapan, Ketut Astana menyatakan, pihaknya sangat mendukung pelaksanaan survei perumahan tersebut. Pasalnya selama ini pelaksanaan program antara pemerintah pusat dan daerah terkadang belum sinergi.

“Saya harap survei ini bisa ditindaklanjuti dengan penyaluran program perumahan dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah masing-masing. Saya juga mengusulkan survei ini juga dilaksanakan ke masyarakat langsung karena merekalah yang menerima dan memanfaatkan bantuan perumahan,” harapnya.

Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Bukit Tinggi, Rahmat AE menuturkan, pihaknya siap memberikan data-data perumahan yang dibutuhkan oleh pemerintah pusat. Selama ini Pemerinta Kota (Pemkot) Bukit Tinggi telah melakukan pendataan rumah tidak layak huni masyarakat sehingga pelaksanaan program perumahan bisa lebih fokus.

“Kami siap jika pemerintah pusat membutuhkan data rumah tidak layak huni di Kota Bukit Tinggi,” terangnya.

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me