Ruang Ramah Anak

Big Banner

Fasilitasi anak-anak di rumah dengan ruang yang ramah bagi perkemba ngan dirinya.

Housing-Estate.com, Jakarta – inspirasi ruangan ramah anak

Banyak manfaat yang akan diperoleh dengan menyediakan lingkungan yang ramah anak. Di antaranya, memacu anak bereksplorasi sehingga anak menjadi lebih waspada tentang keadaan rumahnya, kebutuhannya lebih tercukupi, dan dapat tetap senang walaupun bermain sendiri. Selain itu anak-anak pun akan lebih mudah dan dibiasakan merapikan rumah. Menghadirkan ruang yang membantu melatih kemandirian dan kreativitas anak sejak kecil itu bisa diwujudkan melalui penyediaan perabot yang tepat. “Sering kita melihat (penataan) ruang hanya berpedoman pada keindahan tapi melupakan kebutuhan anak-anak. Kita perlu menghadirkan kamar anak yang nyaman dengan perabot yang bisa membantu pengembangan dirinya seperti berimajinasi, bernyanyi, dan menjelajahi dunia secara personal hingga dia remaja dan akhirnya dewasa,” kata Manager Marketing IKEA Indonesia Eliza Fazia.

Fungsional

Mengadakan perabot yang tepat di rumah dapat memudahkan kita merealisasikan ruang yang ramah anak. Anak yang sedang tumbuh bisa menjadikan kamar sebagai tempat menjelajahi dunia. Di dalam kamar, mereka belajar sambil bermain. Semua jenis perabot seperti boneka sampai tempat tidur bisa dirancang sebagai pemicu imajinasi dan menemukan hal baru tentang dunia. Untuk itu kamar anak sebaiknya memiliki desain yang fungsional, seperti menempatkan tempat tidur yang dapat dipanjangkan hingga 200 cm mengikuti pertumbuhan anak, dilengkapi lampu dinding dengan pencahayaan lembut untuk menemani tidurnya. Kemudian meja belajar dengan dua bangku yang mudah dibersihkan, untuk menggambar dan belajar dua anak sekaligus. Anak-anak bisa dibiasakan mengembalikan kursi dan barang-barang ke tempatnya setelah melakukan kegiatan kreatif di kamar. Jadikan kamar anak sebagai tempat bermain dengan menjadikan satu bagian kamar sebagai pusat kegiatan. Tempat tidur bertingkat yang hadir dengan meja tiga laci dan lemari dua pintu serta rak buku merupakan opsi untuk membuat kamar anak serasa lebih luas dan lebih rapi. Pastikan tempat penyimpanan diberi label untuk memudahkan saat dibutuhkan dan dijangkau anak-anak, sekaligus membiasakan mereka mengembalikan barang-barang ke tempatnya.

Sudut Kreativitas

Kamar anak juga dapat dijadikan tempat bermain secara kreatif. Sebagian anak memiliki bakat yang lebih ekspresif, sehingga sebuah meja terkadang kurang pas untuk anak-anak ini. Rak dinding adalah salah satu cara untuk menyimpan perlengkapan menggambar dan berkarya seperti cat, selotip bermotif, dan lain-lain. Gunakan sistem penyimpanan barang untuk bendabenda yang besar, sementara dinding hitam dapat digunakan sebagai papan tulis. Tempat penyimpanan barang yang menyatu dengan kamar tidur anak ini akan membuat matanya tertuju pada perlengkapan, bendabenda atau hasil karya seni, mainan, suplai alat tulis dan pensil warna. Tampilan barang yang berwarna dapat dijadikan sebagai pajangan yang merefleksikan kreativitas anak.

Zero Tolerance

Dalam merancang ruang ramah anak, perlu diutamakan keamanan anak dengan menerapkan zero tolerance terhadap potensi bahaya apapun. Salah satu kampanye IKEA “Pastikan Aman” menghimbau orang tua memastikan lemari pakaian dan rak buku dikaitkan ke tembok, sehingga anak dapat bermain di kamar tanpa khawatir tertimpa lemari atau rak yang jatuh. Selanjutnya, pastikan semua perabot berbahan baku ramah lingkungan dan aman bagi anak. Perabot berstandar tinggi umumnya dibuat dengan mempelajari perilaku dan kebutuhan anak.

Sumber : Majalah Housing Estate Edisi Juni 2016

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me