Bekasi Selatan Akan Terdongkrak LRT dan JORR II

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Wilayah Bekasi di sisi selatan jalan tol Jakarta-Cikampek, khususnya kecamatan Tambun Selatan, Mustika Jaya, Setu, dan Bantar Gebang, berkembang pesat setelah pemerintah membuka pintu tol Tambun (kawasan kota baru Grand Wisata) di ruas tol Jakarta-Cikampek tahun 2007. Ke depan wilayah ini akan berkembang lebih cepat lagi, karena akan makin mudah diakses dari luar Bekasi menyusul dibangunnya jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II Jagorawi-Cibitung. Diperkirakan di ruas itu  pintu tolnya di Jl Raya Narogong dan Jl Raya Setu. JORR II dari tol Jagorawi ke timur akan terkoneksi dengan tol Jakarta-Cikampek dan Jakarta-Cikampek II,  ke barat ke JORR II ruas Cinere-Serpong-Bandara Soekarno Hatta, ke utara ke JORR II Cibitung-Tanjung Priok.

Bekasi Timur Regency

Bekasi Timur Regency

Tidak hanya tol Jakarta Cikampek dan JORR II. Wilayah  selatan Bekasi ini juga akan diuntungkan keberadaan jalur kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Cawang (Jakarta)-Bekasi Timur yang kini sedang dibangun. Direncanakan stasiunnya ada di Bekasi Barat dan Bekasi  Timur.  Kedua stasiun itu mudah diakses dari wilayah selatan Bekasi. Ke stasiun Bekasi Barat lewat Jl Narogong Raya-Siliwangi, ke stasiun Bekasi Timur bisa lewat Jl Mustika Sari-Barin Raya, atau Mustika Jaya-Inspeksi Kali Malang.

“Karena sebagian besar konsumen kami end user (yang membeli rumah untuk dihuni sendiri) dan bekerja di Jakarta, begitu LRT beroperasi kami akan mengoperasikan shuttle bus dari perumahan ke  stasiun LRT Bekasi Barat,“ kata Edward Kusma, Direktur PT Bina Nusantara Raya, developer Vida Bekasi yang berlokasi sekitar 5 km dari stasiun LRT itu. Besar kemungkinan developer-developer lain juga akan melakukan hal yang sama, karena dengan naik LRT warga terbebas dari kemacetan lalu lintas yang biasa terjadi di rute Bekasi – Jakarta baik di jalan tol maupun non tol.

Rumah subsidi dan menengah

Banyak perumahan di sisi selatan Bekasi yang akan diuntungkan dengan pembangunan tiga infrastruktur baru itu. Di Tambun Selatan, antara lain Grand Wisata dan Metland Tambun. Di Mustika Jaya perumahan Bima Grove, Mutiara Gading Timur, Kota Legenda, Sakura Regency 3 dan Toyota Housing. Di Setu  antara lain Bekasi Timur Regency, Royal Park Residence, Permata Wisata, Grand Residence, Mutiara Columbus, Mustika Park Place, Grand Tamansari, Griya Setu Permai, Grand Mutiara Gading  dan Harvest City gerbang II. Di Narogong sebutlah Vida Bekasi, Premier Savana, Sentraland, Kemang Pratama, dan Casa de Bali.

Hampir semua perumahan di kawasan menyasar kaum menengah baru. Harga rumahnya  Rp300–500 juta/unit, sebagian lainnyan di atas Rp500 juta. Beberapa perumahan memasarkan hunian menengah-atas. Ada juga perumahan sederhana Griya Setu Permai di Jl Raya Setu yang memasarkan tipe 29/60 Rp133,5 juta. Dengan DP 1% dan bunga KPR subsidi 5% angsurannya sekitar Rp800 ribu/bulan (20 tahun).

Untuk kategori bukan subsidi, harga rumah paling miring ditawarkan Bekasi Timur Regency 5. Rumah tipe 29/60 dijual Rp220 juta, tipe 29/72 Rp248 juta. Developer juga menyediakan kaveling besar 105 m2 dengan luas bangunan sama. Harganya Rp313,5 juta. Tipe setara juga ditawarkan Mutiara Gading Timur dan Grand Residence. Di Mutiara Gading Timur tipe 23/60 dibandrol Rp300 juta, di Grand Residence tipe 22/60 Rp331 juta. Kelebihan Mutiara Gading Timur, lokasinya berdekatan dengan Grand Wisata dan hanya 3-4 km dari pintu tol Tambun (Informasi lebih lengkap baca Liputan Utama Majalah HousingEstate, edisi Februari 2017).

Sumber: majalah HousingEstate

housing-estate.com