Meski Terpuruk, Dubai Diincar Orang-orang Ultrakaya Dunia

Big Banner

KompasProperti – Dubai, Uni Emirat Arab, diberitakan tengah dalam keterpurukan, ketika orang-orang kehilangan pekerjaan dan perusahaan memotong sejumlah biaya operasional.

Meski demikian, udara optimisme masih berhembus terutama di kalangan mereka yang berkantong tebal.

Baru-baru ini, seorang warga negara India menghabiskan 14,4 juta dollar AS (Rp 192 miliar) untuk sebuah rumah di Dubai dengan luas lahan 3.623,2 meter persegi.

Dimensi lahan ini lebih dari setengah ukuran lapangan sepak bola. Properti tersebut adalah pembelian paling mahal pada tahun lalu, berdasarkan transaksi Dubailand Departemen.

Pembelian ini menjadi bukti nyata bahwa Dubai tetap menjadi favorit bagi kalangan ultra-kaya.

Rumah dengan bangunan seluas 2.229,6 meter persegi di Dubai Emirates Hills tersebut, saat ini sedang direnovasi. Posisinya bertengger di sebidang tanah yang menghadap lapangan golf.

Memiliki satu kolam renang dan enam kamar tidur, rumah ini akan digunakan oleh pemiliknya sebagai tempat tinggal permanennya. Identitas pengusaha India ini dirahasiakan untuk alasan keamanan.

Transaksi rumah tersebut terjadi saat sektor properti Dubai mengalami penurunan penjualan. Sebagian karena aturan pinjaman yang ketat, harga minyak rendah dan dollar AS yang terlalu kuat.

Analis properti berpendapat bahwa segmen mewah Dubai masih menarik banyak perhatian dari pembeli secara tunai.

KOMPAS.COM/NI LUH MADE PERTIWI F Burj Al Arab, bangunan paling ikonik di Dubai

“Pasar properti Dubai tetap salah pilihan yang lebih disukai untuk individu ultra-high-net-worth di dunia dan pilihan terkemuka untuk orang-orang dari GCC (Gulf Cooperation Council),” kata kepala komersial Propertyfinder Group Lukman Hajje.

Hajje mengatakan, investor tertarik pada cuaca Dubai yang cerah dan pantai berpasir, serta infrastruktur kota. Dubai juga dinilai dekat dengan tujuan lain di luar negeri.

“Dubai unik karena menggabungkan (kondisi alam) sinar matahari sepanjang tahun dan pantai berpasir dengan infrastruktur komersial modern dalam enam jam penerbangan dari 70 persen populasi dunia,” tambah Hajje.

Faktor-faktor ini memungkinkan Dubai dapat bersaing dengan destinasi gaya hidup mewah seperti Monaco, Saint Bart dan Saint Tropez, serta kota-kota besar seperti London, New York, Sydney dan Hongkong.

Sebuah tinjauan baru pasar properti utama dunia telah menempatkan Dubai, bersama dengan dua kota lainnya di wilayah GCC, sebagai salah dari 50 destinasi yang paling menarik bagi orang kaya.

Indeks Kota Alpha, bagian dari Global Property Handbook oleh konsultan Wealth-X, Warburg Realty dan Barnes International Realty, menamai Dubai sebagai kota yang paling diinginkan di dunia Arab demi mendapatkan sebuah apartemen atau vila mewah.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me