Pengembang Harvest City Bidik Kenaikan 25 Persen

Big Banner

JAKARTA, KompasProperti – Memasuki awal 2017 pengembang terus merancang berbagai strategi untuk meningkatkan penjualan produk propertinya. Hal itu seperti dilakukan pengembang perumahan skala kota Harvest City, Bogor, dengan menggandeng PT Caldera Indonesia untuk membangun sarana rekreasi luar ruang (outbond) keluarga dan korporasi di kawasan hunian tersebut.

Chief Executive Officer (CEO) Harvest City, Hendry Nurhalim, mengatakan sarana outbond Caldera Eco Village tersebut akan beroperasi pada April 2017 mendatang. Dia berharap strategi itu dapat banyak berkontribusi mendongkrak transaksi tahun ini.

“Saya berharap bisa menaikkan transaksi sampai 25 persen dibanding tahun lalu. Setelah Pilkada serentak DKI nanti, kami berharap perekonomian Indonesia kembali bangkit dengan bergeraknya sektor properti. Ini sinyal positif bagi pengembang perumahan skala kota seperti kami,” ujar Hendry di acara peluncuran klaster Sweet Alba dan Sakura Daisuki, Minggu, (5/2/2017).

Direktur Aldera Indonesia Iyel Loudijs menambahkan bahwa pihaknya memutuskan ikut mengembangkan Caldera Eco Village di Harvest City, karena kawasannya relatif dekat dengan Jakarta. Menurut dia hal itu akan memudahkan sekolah-sekolah maupun keluarga yang berada di kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) untuk datang berkunjung dan menikmati konsep rekreasi berbeda.

“Konsepnya sebetulnya sederhana, yaitu membawa anak-anak dan keluarga yang sudah terbiasa hidup di perkotaan untuk mencoba hidup berdampingan dengan alam, dengan mengurangi sebanyak mungkin kontak dengan hal-hal yang dapat merusak ataupun mengganggu keseimbangan alam,” kata Iyel.

Di fasilitas outbond tersebut pengunjung dapat belajar bagaimana teknik bercocok tanam, memanen sendiri bahan makanan yang ingin dimakan, dan memasak menggunakan alat memasak yang tidak merusak alam. Di tempat itu juga akan tersedia akomodasi (penginapan) yang ingin merasakan suasana hidup di pedesaan.

Pembeli potensial

Seiring rencana untuk mengantisipasi lonjakan permintaan tingkat hunian yang diperkiraan akan naik signifikan tahun ini, pada Februari ini Harvest City memasarkan dua klaster terbaru. Ada sekitar 550 unit disiapkan dengan harga untuk segmen menengah, mulai Rp280 jutaan sampai Rp400 jutaan.

Hendry menuturkan, keputusan merilis dua klaster sekaligus, karena pada Januari 2017 lalu minat konsumen makin tinggi.

“Di bulan pertama saja kami sudah membukukan penjualan hampir Rp30 miliar, ada banyak pembeli potensial,” kata Hendry.

Ke depan, lanjut dia, peningkatan penjualan rumah dan ruko di Harvest City diharapkan juga datang dari beberapa pameran properti yang sudah dijadwalkan. Dalam waktu dekat ini pihaknya akan hadir pada Indonesia Properti Expo 2017 yang berlangsung 11- 19 Februari di Hall A-B, Jakarta Convention Center.

“Kalau di pameran biasanya penjualan lebih bagus, rata-rata kami tembus Rp 20 miliar dalam sekali pamera. Meski berlangsung di tengah Pilkada, kami masih berpikir positif semua akan berjalan kondusif,” ujarnya.

properti.kompas.com