Anggaran Perbaikan Jalur Pantura Dikurangi jika Tol Trans-Jawa Rampung

Big Banner

JAKARTA, KompasProperti — Anggaran perbaikan dan penanganan lintas pantai utara (pantura) Jawa terus bertambah setiap tahunnya seiring dengan meluasnya jalan-jalan strategis nasional yang rusak di wilayah tersebut.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), alokasi anggaran untuk menangani jalan di jalur pantura pada 2015 hingga 2017 mengalami peningkatan.

Anggaran yang digunakan untuk perbaikan jalur pantura dari Banten hingga Jawa Timur sepanjang 1.342,92 kilometer pada 2015 silam senilai Rp 1,33 triliun.

Setahun berikutnya, pertambahan kerusakan jalur pantura menjadi 1.488,62 kilometer, sedangkan anggaran yang digelontorkan berkurang menjadi Rp 499,5 miliar.

Kemudian, pada tahun ini, Ditjen Bina Marga mengalokasikan anggaran Rp 1,085 triliun untuk penanganan jalur pantura sepanjang 1.533,5 kilometer dari Banten hingga Jawa Timur.

Melihat kondisi tersebut, upaya pengurangan alokasi anggaran pun dilakukan. Salah satunya adalah dengan pembangunan Jalan Tol-Trans Jawa.

Jalan ini membentang sepanjang lebih dari 1.000 kilometer dan diyakini bisa mengurangi anggaran guna perbaikan jalan di jalur pantura.

“Kalau Trans-Jawa sudah operasi semua, maka dengan sendirinya anggaran perbaikan pantura akan dikurangi,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Auditorium Kementerian PUPR Jakarta, Selasa (7/2/2017).

Adapun untuk pagu anggaran perbaikan semua jalan strategis nasional tahun ini adalah sebesar Rp 19,677 triliun atau 47,4 persen dari seluruh anggaran yang diterima oleh Ditjen Bina Marga.

–– ADVERTISEMENT ––

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me