Grup Eureka Bikin Grosir Terbesar di Asia Tenggara

Big Banner

JAKARTA – Grup Eureka menyiapkan lima proyek dalam menyongsong Indonesia Property Expo (IPEX) 2017, 11-19 Februari 2017, di Jakarta Convention Centre, Jakarta. Kelima proyek itu mencakup hunian tapak dan vertikal serta Pasar Grosir Asparindo Ciledug (PGAC). Pasar itu diklaim sebagai yang terbesar di Asia Tenggara.

“Pada pameran kali ini kami memberikan banyak alternatif kepada konsumen yang sedang mencari properti, baik end user maupun investor,” ujar Lukman Purnomosidi, Direktur Utama Grup Eureka, dalam publikasinya di Jakarta, Sabtu (10/2).

Proyek-proyek tersebut berlokasi diberbagai tempat, mulai dari Jakarta, Tangerang, Bogor, dan Cikampek. Proyek proyek tersebut adalah Pasar Grosir Asparindo Ciledug, Tangerang, Kemang Penthouse di Jakarta Selatan, dan Bogorienze Resort di kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR). Lalu, University Resort, di Kampus Dramaga IPB, Bogor dan Perumahan Griya Mekar Indah di Cikampek, Jawa Barat.

“Menariknya lagi, segmen yang kami bidik juga sangat beragam, Misalnya, bagi mahasiswa yang saat ini menempuh pendidikan di Bogor dan sekitarnya, kami hadirkan Apartemen khusus Mahasiswa modern; University Resort,” kata dia.

Lalu, tambahnya, bagi komunitas pedagang grosir, Grup Eureka menawarkan proyek terintegrasi, Pasar Grosir Asparindo Ciledug. Selain itu, hunian nyaman dengan harga bersubsidi ada pilihan Griya Mekar Indah di Cikampek, Jawa Barat. “Sementara itu, bagi kalangan eksekutif sukses yang tengah mencari hunian premium, nyaman dan lokasinya di kawasan elit Jakarta, Kemang Penthouse bisa menjadi solusinya,” ujar Lukman.

Terkait PGAC, tuturnya, proyek itu dikembangkan di atas lahan seluas 10 hektare (ha). Pasar ini akan menjadi alternatif utama khususnya bagi para pedagang grosir yang memimpikan adanya pasar groisir yang terintegrasi, mulai dari perbankan, hotel, jasa ekspedisi, di lokasi yang prima.

“PGAC akan menjadi ‘Tanah Abang Baru’ dengan fasilitas yang akan jauh lebih lengkap dan modern. Begitupun halnya dari sisi lokasi, PGAC memiliki lokasi strategis dan aksesibilitas yang memadai,” tutur dia.

Menurut dia, PGAC berada di ujung jalur bus way Tandean – Blok M-Ciledug, yang dalam waktu dekat ini akan diopresikan. Selain itu, PGAC juga bisa diakses langsung dari bandara Soekarno Hatta melalui light rail transit (LRT).

“PGAC Merupakan pasar grosir terbesar di Asia Tenggara dengan luas bangunan mencapai 250.000 m2. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas, mulai dari hotel, jasa logistik dan ekspedisi yang menunjang transaksi grosiran, perbankan, sentra kuliner, dan fungsi penunjang lainnya,” jelas dia.