Adhi Karya Siapkan Rp 7 Triliun untuk LRT Jabodebek

Big Banner

JAKARTA, KompasProperti – Tahun 2017 ini, PT Adhi Karya (Persero) Tbk menyatakan bakal mempersiapkan dana senilai Rp 7 triliun untuk membiayai pembangunan light rail transit (LRT) Jabodebek.

Sebelumnya, kontraktor pelat merah tersebut telah menggelontorkan dana Rp 2 triliun dengan rincian Rp 1,4 triliun dari penyertaan modal negara (PMN) 2015 dan sisanya dari dana internal.

“Iya, Adhi Karya sudah siap untuk pendanaan itu yang sumber pendanaannya dari obligasi dan perbankan. Penjaminnya sudah ditunjuk untuk ini,” kata Direktur Utama Adhi Karya Budi Harto, di Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Jakarta, Jumat (10/2/2016).

Lebih lanjut Budi menjelaskan, dana itu akan dikeluarkan secara bertahap guna mengejar target pembangunan 40 persen hingga akhir 2017 ini.

Budi optimistis hal itu dapat terwujud. Pasalnya, pendanaan sudah siap seluruhnya baik yang bersumber dari obligasi maupun kredit perbankan.

Sebagai penegasan status kontraktor LRT Jabodebek, Adhi Karya telah menandatangani kontrak pembangunan dengan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meskipun skema dan sumber pembiayaannya secara keseluruhan belum ditentukan.

“Sudah ditandatangani oleh Dirjen Perkeretaapian dan Adhi Karya dengan nilai kontrak Rp 23,3 trilun, termasuk PPN dan di luar bunga selama pendanaan,” jelas Budi.

Nilai kontrak tersebut hanya untuk tiga jalur pelayanan yang ada di tahap satu pembangunan LRT, yakni Lintas Cawang-Cibubur sepanjang 14,3 kilometer, Lintas Cawang-Bekasi Timur 18,5 kilometer, dan Lintas Cawang-Dukuh Atas dengan panjang 10,5 kilometer.

LRT tahap I dirancang sepanjang total 43,3 kilometer. Keseluruhan pembangunan tahap I ditargetkan rampung pada 2019 mendatang.

–– ADVERTISEMENT ––

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me