Perbankan Tidak Ketinggalan Melirik Generasi Milenial, Saatnya Kamu Punya Rumah!

Big Banner
Ilustrasi (Rumah123/iStockphoto)

Perbincangan mengenai generasi milenial memang selalu menarik. Generasi memang berbeda dari generasi sebelumnya.

Bahkan, Yoris Sebastian seorang profesional muda telah menulis buku bertajuk “Generasi Langgas” yang mengulas generasi milenial. Langgas berarti bebas.

Baca juga: Developer Hong Kong Belum Beradaptasi dengan Generasi Milenial DINC

Generasi milenial ini memang menguasai persentase jumlah penduduk Indonesia hingga separuhnya. Ini merupakan bonus demografi yang dinikmati bangsa ini sejak 2012 hingga 2042.

Pada kurun waktu 2030 hingga 2045, bonus demografi ini akan habis dan yang ada adalah generasi yang menua dan tidak lagi produktif.

Baca juga: Generasi Milenial: Jalan-Jalan Nomor Satu, Bayar Cicilan Pendidikan Nanti Dulu!

Peluang dari bonus demografi ini adalah peningkatan penawaran tenaga kerja dan peningkatan modal manusia.

Perihal ini dipaparkan oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto dalam acara Indonesia Economic Outlook 2017 di Grand on Thamrin Pullman Hotel, Jakarta beberapa waktu lalu.

Baca juga: Cuma Kerja 8 Tahun, Lalu Pensiun Dini dan Traveling di Usia Milenial

Banyaknya tenaga kerja produktif tentu membuat perekonomian berputar. Sederetan perusahaan pun membidik generasi milenial sebagai target market-nya.

Tidak ketinggalan pihak perbankan. Sebagai lembaga yang menyalurkan beragam macam kredit, generasi milenial tentu potensial sebagai sasaran kredit konsumtif hingga kredit untuk memiliki hunian.

Baca juga: Tak Punya Uang Banyak, Pasangan Milenial Ini “Maksa” Bangun Rumah Mungil

“Ya, lumayan banyak. Mereka rata-rata berusia 30 tahunan memang dominan. Ada kenaikan nasabah muda. Angka pastinya saya lupa. Persentasenya memang meningkat,” ujar Senior Manager Corporate Secretary Bank Mandiri, Eko Nopiansyah.

Nasabah muda ini menjadi bisnis baru perbankan. Semakin banyak dari mereka yang mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) atau kredit pemilikan apartemen (KPA).

Baca juga: Wow, Gadget Premium Ini Memang untuk Generasi Milenial

Eko memaparkan kalau permintaan KPR oleh nasabah muda mendominasi untuk wilayah pinggiran Jakarta seperti Bogor, Tangerang, Bekasi, dan Depok.

Sementara permintaan KPA biasanya lebih banyak di Jakarta. Permintaan rumah tapak memang lebih mendominasi dibandingkan apartemen.

Baca juga: Produsen Gencar Pasarkan Produk Furnitur untuk Generasi Milenial

Beragam kemudahan juga dilakukan pihak perbankan agar nasabah bisa mendapatkan KPR dan KPA dengan cepat.

Sebenarnya, banyak hal yang telah dilakukan oleh pihak perbankan untuk memudahkan generasi milenial untuk mendapatkan kredit perumahan dan bisa memperoleh hunian yang diinginkan.

Baca juga: Generasi Milenial Jadi Pangsa Pasar Potensial Produsen Gadget Premium

Saatnya bagi generasi milenial untuk mencicil hunian agar saat tidak lagi produktif sudah memiliki properti.

rumah123.com