Serpong Garden Apartment, Paling Fenomenal di Awal 2017

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Lokasi, harga, akses, dan konsep yang menarik menjadi kata kunci keberhasilan pengembangan proyek properti. Memiliki satu atau dua syarat itu terkadang sudah dapat menggaransi keberhasilan sebuah proyek. Apalagi bila keempat terpenuhi semua, sukses besar sudah ada di genggaman. Inilah yang terjadi pada Serpong Garden Apartment) di Cisauk, Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

Serpong Garden Apartemen

Serpong Garden Apartemen

Apartemen yang dikembangkan PT Hutama Anugrah Propertindo, perusahaan patungan yang dibentuk PT Harapan Inti Persada Indah (HIPI)  dan Karya Cipta Group (KCG), ini lokasinya di perumahan Serpong Garden, Cisauk. HIPI adalah pengembang Serpong Garden (45 ha). Letaknya nempel BSD City, beberapa ratus meter dari Edu Town,  kawasan pusat pendidikan yang dikembangkan BSD. Di perusahaan kongsi itu HIPI menguasai saham 55 persen, sisanya KCG. Pengembangan apartemen tersebut lantaran stok lahan Serpong Garden sudah hampir habis dan rumah yang dipasarkan tinggal 300 unit seharga mulai Rp600 jutaan.

Serpong Garden Apartment (Segar) dikembangkan di area seluas 2,7 ha mencakup empat menara setinggi 26 lantai. Lokasinya sekitar 300 meter  dari Stasiun Cisauk yang dilalui kereta komuter Tanah Abang – Parung Panjang. Karena kedekatannya dengan stasiun itu Segar dikembangkan sebagai hunian dengan mengandalkan jejaring transportasi umum atau transit oriented development (TOD).

“Boleh jadi ini merupakan hunian pertama yang dikonsep TOD, penghuni cukup turun dan berjalan kaki ke stasiun dan hanya 40 menit untuk mencapai Stasiun Dukuh Atas di Sudirman (Jakarta),” ujar Pingki Elka Pangestu,  komisaris KCG, kepada housing-estate.com di Serpong, belum lama ini.

Langsung terjual 1.200 unit

Konsep ini menjadi solusi problem kemacetan di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek). Warga tidak perlu membawa kendaraan pribadi ke kantor, cukup berjalan kaki atau membawa kendaraan ke stasiun kemudian disambung dengan kereta. Ongkosnya murah, cepat, dan cukup nyaman. Jangan heran di saat pasar properti sedang lesu penjualan apartemen ini cukup fenomenal.  Tower pertama Cattleya (1.570 unit) yang diluncurkan 15 Januari lalu terjual 1.200 unit.  Saat ini penjualannya sudah hampir selesai (sold out).  Unit huniannya terdiri

tipe studio (20 m2) dan 2 kamar (33 m2) mulai seharga Rp230 juta (Rp11,5 juta/m2). “Ini boleh disebut sebagai penjualan apartemen paling fenomenal di awal 2017,” ujar Lukas Bong, Ketua AREBI (Asosiasi Realestat Broker Indonesia) Jakarta, yang juga  agen pemasar Segar, kepada housing-estate.com di Jakarta, Jumat (10/2).

Menurut Lukas, konsep yang ditawarkan  cukup bagus sesuai dengan masyarakat menengah urban. Bukan hanya konsep TOD tapi juga cara bayar yang cukup fleksibel dan gimmick marketing lainnya.  Untuk pembayaran selain KPA konsumen dapat membeli dengan cicilan bertahap 48x dan balloon payment, yaitu termin awal cicilan kecil kemudian membesar di tahun-tahun berikutnya.

Untuk mendukung konsep TOD akan dibangun sky bridge yang berfungsi sekaligus sebagai area komersial berupa kios-kios. Jembatan ini menghubungkan secara langsung apartemen dengan Stasiun Cisauk.

Tower kedua

Tower  Cattleya rencananya akan dibangun Juli 2017. Targetnya  serah terima dilakukan akhir 2019. Menyusul tower Cattleya pada Februari ini akan diluncurkan menara kedua Bellarosa. Ketinggiannya sama 27 lantai tapi unitnya lebih sedikit 763 unit. Ukuran  unitnya juga sama tipe studio dan 2 kamar. Harganya lebih mahal dari tower sebelumnya Rp12-13 juta/m2.  Tower kedua ini dirancang agak berbeda dengan sebelumnya, yaitu sedikit bernuansa Jepang. Misalnya ditambahkan fitur-fitur air, taman dan pepohonan khas Jepang. Konsep ini untuk menangkap peluang pasar karena di sekitar Serpong cukup banyak orang Jepang. Ini juga memanfaatkan kedekatan dengan AEON Mall yang berasal dari negeri matahari terbit itu.

Lukas optimis tower kedua akan juga mendapat respon positif.  Ini disebabkan harga rumah termurah di sekitarnya sudah Rp600 jutaan. Harga yang ditawarkan juga lebih murah dari apartemen-apartemen di sekitarnya. Karena itu apartemen ini menjadi solusi para pekerja muda untuk memiliki hunian strategis dengan harga terjangkau. Fasilitas komplit bisa didapat di BSD City yang dapat ditempuh beberapa menit. Mal, rumah sakit, sekolah, kampus, kuliner, dan fasilitas komersial tersedia. Proyek dengan investasi Rp2 triliun ini akan diselesaikan dalam waktu 5 tahun. Saat serah terima nanti harganya diperkirakan meningkat hingga 75 persen.

housing-estate.com