Selama “Contraflow” Berlaku, Polda Metro Jaya Kerahkan 15-20 Petugas

Big Banner

JAKARTA, KompasProperti – Pengaturan lalu lintas lawan arus atau contraflow sudah diterapkan di Tol Dalam Kota Jakarta Cawang-Semanggi, sejak Senin (13/2/2017).

PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan Polda Metro Jaya memberlakukan pengaturan tersebut mulai pukul 06.00-09.00 WIB.

Selama pengaturan ini berlangsung, personel Polda Metro Jaya akan berjaga-jaga sebagai bentuk pengamanan.

“Kami imbau karena ini berlawanan arus, agar kecepatan pengendara diperhatikan dan melihat tanda-tanda,” ujar Wakil Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Indra Jafar di Tol Dalam Kota, Senin pagi.

Indra menuturkan, karena menambah jalur alternatif dari arah Cawang ke Semanggi dengan mengambil satu lajur Semanggi-Cawang, pihaknya meminta pengendara kedua arah untuk waspada.

Personel dari Polda Metro Jaya khususnya Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) yang melakukan pengamanan selama contraflow adalah sebanyak 15-20 petugas.

Ini sudah termasuk petugas dari Jasa Marga sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mengoperasikan jalan tol.

“Ada unit-unit mobil (Polda) yang ditempatkan saat penutupan jalan, khususnya di Semanggi,” sebut Indra.

Menurut dia, mobil petugas ditempatan untuk membantu pengendara yang mengarah ke Cawang bisa melihat adanya satu lajur yang berlawanan.

Dengan demikian, Indra berharap tidak terjadi hal-hal di luar rencana. Para petugas juga menempatkan pembatas kerucut jalan (traffic cone) yang diatur dengan jarak tertentu untuk menghindari kecelakaan.

Contraflow ini diberlakukan untuk menghindari penumpukan kendaraan dari Cawang ke Semanggi akibat adanya pembangunan jalan layang Pancoran dan light rail transit (LRT).

Pengaturan tersebut diharapkan dapat mengurai kepadatan hingga 15-20 persen atau setara dengan 1.500-2.000 kendaraan setiap harinya.

–– ADVERTISEMENT ––

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me