Apartemen Eco Living, Seperti Ini Aplikasinya

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Gaya hidup ramah lingkungan (eco living) menjadi tuntutan apabila tinggal di apartemen. Ini bukan sekedar gaya-gayaan melainkan untuk menyesuaikan dengan konsep hunian apartemen yang kompak, praktis, dan nyaman. Kalangan pengembang juga mulai banyak yang mengusung konsep ini. Misalnya yang dilakukan PT Pardika Wisthi Sarana (Daniland),  pengembangan apartemen Woodland Park Residence (3,2 ha) di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

Apartemen Woodland Residence

Apartemen Woodland Residence

“Konsep eco living mutlak diterapkan untuk mendorong gaya hidup praktis dan kompak di perkotaan khususnya di hunian vertikal. Makanya sejak awal kami mengembangkan apartemen ini supaya hemat energi, hemat penggunaan air, hingga pemilihan material bahan bangunan yang juga ramah lingkungan,” ujar Achmad Setiadi, Direktur Utama Daniland di Jakarta, Selasa (14/2).

Woodland Park Residence terdiri dari 4 tower apartemen dan 1 tower kondotel yang menyediakan ruang terbuka hijau 80 persen.  Untuk mengembangkan proyek ini pengembang tidak menebang pohon. Pohon yang terkena pembangunan dipindahkan ke tempat lain sehingga tetap terjaga keberadaannya.

Setiadi mengklaim konsep green yang diterapkan bukan sekedar nilai jual melainkan investasi jangka panjang untuk seluruh pihak yang terlibat di dalamnya. Karena itu desainnya dirancang agar dapat sirkulasi udara dan cahaya alami masuk secara maksimal.

Penggunaan material kaca sebagai fasad gedung juga bisa me-reduce panas hingga 30 persen untuk mengurangi beban pendingin di dalam ruangan. Pipa air menggunakan bahan non toxic dengan pipa khusus untuk saluran pembuangan dari kamar mandi maupun sink. Begitupun penggunaan catnya menggunakan bahan waterbased non VOC (volatile organic compounds). Untuk keamanan, seluruh kabel elektrikal yang digunakan menggunakan kabel anti api (fire resistant cable) yang bisa memutus api ketika terjadi korsleting.

Konsep reuse dan recycle juga diterapkan untuk pengolahan air bersih dengan membuat sumur resapan serta water treatment plant (WTP) dengan standar kualitas air PDAM. Untuk kualitas airnya ini sudah tersertifikasi dari Sucofindo dan Palyja. Di dalam kawasannya juga menyediakan fasilitas tree pit seluas 960 m2 yang dipenuhi oleh pohon-pohon tua nan rindang.

“Keseluruhan konsep eco living ini dipadukan juga dengan konsep transit oriented development (TOD) karena lokasi kami menempel dengan Stasiun Kalibata selain ada Transjakarta dan angkutan kota 24 jam. Kami juga menyediakan lot parkir sepeda yang cukup untuk menunjang green transportation para penghuni di sini,” imbuhnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me