Wow, Stasiun Kereta di Jepang Bersanding dengan Pohon Berumur 700 Tahun

Big Banner

sas.setup({domain:’http://adnetwork.adasiaholdings.com’,async:true,renderMode:0});

sas.call(“std”,{siteId:134986,pageId:749845,formatId:44269,target:”});

<a href=”http://adnetwork.adasiaholdings.com/ac?jump=1&nwid=2060&siteid=134986&pgname=okezone_outstream&fmtid=44269&visit=m&tmstp=[timestamp]&out=nonrich” target=”_blank”> <img src=”http://adnetwork.adasiaholdings.com/ac?out=nonrich&nwid=2060&siteid=134986&pgname=okezone_outstream&fmtid=44269&visit=m&tmstp=[timestamp]” border=”0″ alt=”” data-pagespeed-url-hash=”692936075″/></a>

JEPANG – Budaya sikap santun dan menghargai masyarakat Jepang memang telah dikenal hingga seluruh penjuru dunia. Ternyata, sikap ini tidak hanya kepada sesama manusia saja, melainkan juga kepada tanaman.

Dilansir dari laman Inhabitat, sebuah stasiun kereta bernama Kayashima di Neyagawa, pinggiran timur laut Osaka, dibangun dengan penuh kehati-hatian. Mengapa demikian? Itu dikarenakan posisi pembangunan stasiun berada di sekitar pohon kamper besar yang telah berdiri di lahan tersebut selama 700 tahun.

Kayashima Station pertama kali dibuka pada 1910 dan persis beroperasi di samping pohon besar nan tua tersebut. Selagi jumlah populasi penduduk lokal mulai bertambah, jelas kapasitas stasiun pun perlu ditingkatkan. Pada 1972, rencana memperluas kapasitas stasiun disetujui dan menurut Spoon and Tamago, sempat ada rencana untuk menebang pohon demi membuat ruang lebih luas.

 

Ada beberapa kisah di balik keberadaan pohon hingga hari ini. Beberapa mengatakan pohon memang sengaja tidak ditebang lantaran demi menghormati kekuatan alam yang sudah tersimpan dalam tubuh pohon ini. Namun, pihak lain mengatakan itu tidak lebih dari takhayul.

Rupanya, pohon telah lama dikaitkan dengan sebuah kuil lokal dan dewa. Pasalnya, jika pohon ditebang, maka akan menyebabkan bencana bagi masyarakat setempat. Kemudian ada pula versi lainnya, pohon juga bisa marah dan bagi siapa pun yang berani menebangnya, akan ada kutukan nasib buruk sepanjang hidupnya.

Apapun masalahnya, pejabat stasiun ketika itu diminta untuk terus menjaga pohon selagi pembangunan perluasan stasiun. Alhasil, pohon pun menjadi bagian daripada stasiun itu ketika rampung pada 1980. Rancangan bangunan stasiun memiliki lubang yang besar untuk pohon tua tersebut. Berada di sisi yang aman, para pejabat pun mengelilingi dasar pohon dengan sebuah kuil kecil.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me