Ekonomi Kondusif, Lippo Terbitkan DIRE dengan Yield 8,75%-9%

Big Banner

Angi Lim, Direktur Utama BAM, pekan ini di Jakarta mengatakan kondisi perekonomian dan sektor properti yang mulai membaik menjadi timing bagus untuk menawarkan DIRE. “Kepastian kenaikan nilai properti di Indonesia membuat kami yakin untuk menerbitkan DIRE yang memberikan kepastian pendapatan stabil dan berkesinambungan. Kami membuka 24,5 miliar unit penyertaan dengan harga penawaran Rp100 per unit, proyeksi dividen yield 8,75-9% per tahun yang akan dibayarkan per 3 bulan,” katanya.

Lippo Karawaci merupakan perusahaan yang telah berpengalaman menawarkan DIRE di Singapura dengan dana pengelolaan lebih dari Rp32 triliun. Untuk DIRE yang dipasarkan di Indonesia terdiri dari 4 gedung perkantoran yaitu Life Tower, Menara Matahari, Menara Asia, dan Berita Satu Plaza yang mencakup total luas 157.000 m2.

“Masa penawaran DIRE akan berlangsung hingga akhir Februari 2017 dengan masa penjatahan hingga 3 Maret dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Maret 2017. Kami juga sudah berhasil meraih peringkat single A dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo),” jelasnya.

Di tempat terpisah, Presiden Direktur PT Bahana TCW Investment Management Edward Lubis, menyebut investasi produk DIRE akan semakin dilirik kalangan pengembang karena kepastian imbal hasilnya yang cukup tinggi dengan rata-rata yield di atas 8 persen. Di sisi lain, produk DIRE juga dapat mendongkrak pertumbuhan dana kelolaan yang cukup signifikan bagi perusahaan penerbitnya.

“Imbal hasil dari DIRE ini sangat menarik dan investor juga tidak perlu menunggu lama untuk menikmati imbal hasilnya. Pilihan aset seperti mal, office, residensial itu sangat menarik terlebih lagi yang di dalam kawasan superblok dengan risiko yang sangat minim karena underlying investasi ini properti yang ada bentuk fisiknya,” imbuhnya.

DIRE (Dana Investasi Real Estate), atau juga disebut dengan REIT (Real Estate Investment Trust), merupakan sarana investasi yang memungkinkan penghimpunan dana dari masyarakat pemodal yang dikelola oleh sebuah perusahaan investasi untuk diinvestasikan pada aset real estate (properti), seperti tanah, bangunan, gedung, pusat belanja, dan lain-lain.

Jadi, dengan modal yang sedikit, para investor bisa berinvestasi di sektor properti. Investasi ini dilakukan secara langsung, yakni dengan membeli sebuah gedung kemudian menyewakannya atau tidak langsung, yakni dengan membeli saham atau obligasi perusahaan properti.

DIRE diwajibkan menginvestasikan setidaknya 80% dari dana yang dikelolanya ke sektor properti, di mana minimal 50% harus berbentuk aset properti langsung. Sebagai sarana investasi, DIRE juga memiliki risiko. Lantaran bermain di sektor properti, maka kinerjanya sangat bergantung pada sektor properti. (PIT)

jktproperty.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me