Februari, Pemerintah Tangani Sisa 44 Kilometer Jalan MIFEE

Big Banner

MERAUKE, KompasProperti – Guna mendukung implementasi Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) yang kembali digulirkan Presiden Joko Widodo sejak 2015 lalu, percepatan pembangunan infrastruktur terus dilakukan.

Terdapat tiga ruas jalan yang dibangun dengan total panjang 415,5 kilometer. Ketiga ruas tersebut masing-masing Okaba-Buraka-Wanam sepanjang 166,5 kilometer, Dodalim-Peletom sepanjang 30 kilometer, dan Wanam-Nakias-Kaliki sepanjang 219 kilometer.

Menurut Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XVIII Osman Marbun, hingga akhir 2016, terdapat 44 kilometer sisa jalan yang akan dibuka.

“Tahun 2017 yang akan direalisasikam sepanjang 15 kilometer dengan nilai kontrak Rp 57 miliar. Proses pengadaan sedang dilakukan, jadi penanganannya bulan Februari,” ujar Osman kepada KompasProperti, di Merauke, Jumat (17/2/2017).

Dia melanjutkan, pembangunan jalan strategis ini adalah untuk mendukung program MIFEE yang berpotensi menjadikan Merauke sebagai lumbung padi, dan komoditas hasil bumi Nasional.

Senada dengan Osman, Direktur Jalan dan Jembatan Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ahmad Ghani Ghazali menuturkan, kawasan strategis MIFEE sangat luas.

Hilda B Alexander/Kompas.com Direktur Jalan dan Jembatan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Achmad Ghani Ghazali didampingi Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional XVIII Osman Marbun tengah menjelaskan konsep Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE), di Merauke, Jumat (17/2/2017).

Namun kendalanya adalah tidak memadainya jalan sebagai infrastruktur konektivitas. Karena itu, Kementerian PUPR memprioritaskan pengembangan jalan di tiga ruas tersebut di atas.

“Tak hanya jalan, jembatan pun akan dibangun demi menunjang kesuksesan program MIFEE di Kabupaten Merauke,” kata Ghani.

Program MIFEE meupakan pembangunan kawasan ekonomi khusus (KEK) pangan di Kabupaten Merauke yang tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2010 tentang percepatan pelaksanaan prioritas pembangunan nasional.

Pada 2011, MIFEE tercantum sebagai salah agenda pada program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi (MP3EI) tahun 2011-2025.

Jokowi kemudian menghidupkan program ini dengan membuka areal persawahan seluas 1 juta hektar.

Lokasi MIFEE merupaka  daerah yang tersebar secara meluas di Kabupaten Merauke yang mencakup 10 klaster sentra produksi pertanian (KSPP).

Osman menjanjikan pembangunan 44 kilometer penunjang MIFEE seluruhnya kelar pada awal 2019.

–– ADVERTISEMENT ––

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me