10 Persen Lagi Ruas Tol Bawen-Salatiga Tersambung

Big Banner

Semarang, KompasProperti – Pembangunan Jalan Tol Semarang-Solo yang terdiri dari lima seksi kini hanya menyisakan satu seksi yang belum rampung.

Dua seksi teranyar dari jalan tol yang termasuk Jaringan Tol Trans-Jawa sepanjang 72,64 kilometer ini telah dibuka.

Seksi I ruas Semarang-Ungaran sepanjang 10,8 kilometer telah beroperasi pada 17 November 2011.

Sedangkan Seksi II ruas Ungaran-Bawen sepanjang 12 kilometer telah dioperasikan pada tanggal 11 April 2014.

Sementara itu untuk Seksi III ruas Bawen-Salatiga sepanjang 17,5 kilometer masih dalam tahap konstruksi.

“Progres Bawen-Salatiga kan kalau dilihat tadi memang sudah bagus. Lahannya 99 persen sudah bebas dan konstruksi fisik sudah 90,48 persen,” kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Herry Trisaputra Zuna, di lokasi proyek, Jumat (17/2/2017).

Kendati demikian, kendala yang masih mengganjal pembangunan ruas Tol Bawen-Salatiga ada di Paket 3.1 Ruas Bawen-Polosiri yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Menurut Herry, pada paket tersebut ada galian tanah cukup besar mencapai 42.000 meter kubik yang masih mengganggu.

Pasalnya, kecepatan pemindahan galian tersebut hanya 15.000 meter kubik per hari dengan catatan dikerjakan saat kondisi cuaca panas.

“Jadi normalnya kalau itu dibagi ya paling cepat selesai 30 hari. Kalau hujan kecepatannya bisa turun jadi 5.000 meter kubik atau kurang per harinya. Kami terus percepat supaya akhir Maret bisa rampung,” jelas Herry.

Seksi III Bawen-Salatiga terbagi dalam enam paket pengerjaan. Rinciannya, empat paket dikerjakan oleh PT Trans Marga Jateng (TMJ) dan dua paket dikerjakan oleh Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR sebagai bagian dari dukungan pemerintah.

Hingga awal Februari 2017, untuk Paket 3.1 Ruas Bawen-Polosiri sepanjang 3,49 kilometer, progres fisiknya telah mencapai 85,717 persen.

Sementara untuk Paket 3.2 Ruas Polosiri-Sidorejo sepanjang 6,8 kilometer yang digarap oleh PT PP (Persero) Tbk., progres fisiknya mencapai 93,052 persen.

Sedangkan Paket 3.3B Jembatan Kali Sanjoyo dengan panjang 0,8 kilometer yang semula masuk dukungan pemerintah kini dilaksanakan oleh PT TMJ melalui kontraktor PT PP (Persero) Tbk., progres fisiknya sudah mencapai 100 persen.

Progres fisik pembangunan paket 3.3D Sidorejo-Tengaran sepanjang 4,309 kilometer yang dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero) KSO dengan PT Jaya Konstruksi telah mencapai 90,513 persen.

Selanjutnya, untuk Seksi IV Ruas Salatiga-Boyolali sepanjang 24,40 kilometer dan Seksi V Ruas Boyolali-Kartasura sepanjang 7,64 kilometer saat ini telah memasuki tahap konstruksi setelah pembebasan lahan masing-masing mencapai 97,6 persen dan 98,82 persen. 

“Untuk Lebaran 2017 sampai Salatiga sudah bisa fungsional sementara untuk seksi empat dan lima selesai pada 2018,” pungkas Herry. 

–– ADVERTISEMENT ––

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me