Mencermati Konsep Pengembangan Kota Mandiri’ (3)

Big Banner

Majalah Properti Indonesia (mpi) edisi Februari 2017 mengulas pengembangan kotamandiri. Disebutkan, memiliki cadangan lahan yang luas, membuat kota mandiri tak pernah berhenti melakukan eksperimen demi eksperimen.

Disebutkan, di wilayah Timur, tiga developer yang lokasinya saling berdekatan juga kian ekspansif mengembangkan proyek township- nya yakni Jakarta Garden City (JGC), Metland Menteng dan Kota Harapan Indah.

Untuk proyek hunian, JGC saat ini sedang fokus pada pembangunan kawasan River Garden. Awal tahun ini, JGC kembali akan melaunching cluster ke 5 (lima) di cluster tersebut, ya itu Cluster Shinano. Kelebihan cluster ini mengusung desain fasad unik yang diadopsi dari negara-negara di Asia Timur dengan mengambil unsur alam seperti tampilan kayu dan be batuan, namun tetap modern dan minimalis mengikuti trend saat ini.

Beberapa fasilitas yang sudah dikembangkan di kawasan seluas 370 hektar ini adalah sekolah national plus, pre school, food garden dengan 16 tenant kuliner pilihan, pasar modern, club house dengan Eco Park seluas 1.2 hektar didalamnya, dan menyusul pusat perbelanjaan AEON Mall, IKEA dan RS. Mayapada.

Tak ingin ketinggalan, kawasan Metland Menteng juga terus menawarkan beragam produk properti mereka, mulai dari rumah siap huni, rumah indent, ruko, area komersial hingga lot kavling tanah untuk komersial dengan luasan mulai dari 1.100 m2 sampai dengan 1,1 hektar. Di Metland Menteng sendiri saat ini telah terbangun sebanyak 2700 unit rumah dan dihuni sebanyak 2.600 Kepala Keluarga (KK).

Dari total luas lahan sebesar 135 hektar, sampai saat ini 63%-nya telah dikembangkan. Di wilayah Jakarta, Kota Bintaro Jaya juga terus menggeber pembangunan proyek hunian-hunian dan area komersialnya.

Sejak dikembangkan dan dibangun dari tahun 1979 silam, Bintaro Jaya telah berkembang sangat pesat, baik kawasan hunian (baik landed residential maupun highrise residential), komersial dan fasilitas pendukungnya. Pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD) dan Ecommunity (pengembangan ramah lingkungan) adalah konsep pengembangan yang ditawarkan kota mandiri seluas 1500 hektar ini.

Pengembangan terbaru di Bintaro Jaya saat ini adalah Jaya University Town (Jaya U-town) – sebuah kawasan pengembangan terpadu seluas 37 Ha yang mengusung konsep terbaru dan pertama yaitu Kozko dan Rukoz Jaya U-town berada di area Universitas Pembangunan Jaya dan dilengkapi pusat olahraga bulutangkis bertaraf Internasional Jaya Raya. MPI Riz. Versi digital MPI dapat diakses melalui: https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia lebih praktis dan lebih ekonomis.

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me