Bertani di Antara Gedung Perkantoran Jakarta

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Bertani tidak harus di desa yang jauh dari hiruk pikuk kota besar. Dengan pengembangan pertanian di perkotaan (urban farming) menanam sayur sangat mungkin dilaksanakan di kota metropolitan Jakarta. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) DKI Jakarta saat ini tengah melakukan penelitian dan pengembangan pertanian perkotaan itu. Kepala BPTB Jakarta Ety Herawati menyebut urban farming ini sangat menarik dan sangat cocok diterapkan di Jakarta karena tidak memerlukan lahan luas.

pertanian kota

“Kita juga menggandeng universitas dan masyarakat untuk melakukan penelitian dan berkreasi sehingga mendapatkan pola dan jenis tanaman yang paling cocok. Sekarang sudah banyak masyarakat yang menggemari tata cara budidaya tanaman hidroponik karena bisa dilakukan di mana saja,” ujarnya saat memanen sayuran di Kelurahan Kenari, Senen, Jakarta Pusat, pekan ini.

Urban farming akan membuat para keluarga tidak terlalu tergantung pada penjual sayur di pasar. Saat harga cabe melambung seperti yang terjadi belum lama ini ibu-ibu rumah tangga tidak perlu panik karena punya tanaman sendiri. Selain dapat mencukupi kebutuhan sendiri tanamannya juga lebih terjamin kesehatannya.

Karena itu Pemprov DKI Jakarta aktif melakukan sosialisasi, pelatihan, dan pembagian bibit tanaman. Salah satu yang dibagikan adalah bibit cabe sebanyak 25 ribu bibit yang akan ditanam di rumah dan di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA).
“Ini merupakan langkah kongkrit yang bisa dilakukan untuk pemberdayaan masyarakat dan manfaatnya sangat jelas. Program ini akan terus digalakkan dengan melibatkan kalangan swasta, instansi, dan lembaga lain yang berminat terhadap konsep urban farming,” imbuhnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me