Penjualan Rumah Meningkat

Big Banner

JAKARTA, KompasProperti – Survei Bank Indonesia (BI) mendapati pertumbuhan penjualan properti residensial pada triwulan-IV 2016 mengalami peningkatan menjadi 5,06 persen dari sebelumnya 4,65 persen.

Peningkatan ini terjadi pada hampir semua tipe rumah, garis lurus dengan meningkatnya realisasi pelimpahan kredit properti dari perbankan selama periode tersebut.

Adapun kenaikan penjualan rumah paling tinggi terjadi pada penjualan rumah-rumah tipe kecil.

Tingginya penjualan rumah tipe kecil paralel dengan pertumbuhan realisasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada triwulan IV-2016 sebesar Rp 5,63 triliun.

Angka ini naik dibandingkan triwulan sebelumnya yang hanya Rp 3,02 triliun.

Hal itu juga kemudian diimbangi dengan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) yang masih menjadi favorit konsumen dalam melakukan pembelian properti.

“Sebanyak 77,22 persen konsumen masih memilih KPR sebagai fasilitas utama dalam pembelian properti residensial, meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 74,77 persen,” tulis BI.

Sementara itu, proporsi konsumen yang memilih skema pembayararan tunai bertahap hanya sebesar 15,91 persen atau turun dibanding triwulan-III 2016 sebesar 17,62 persen.

“Hal itu merupakan indikasi dampak dari kebijakan pelonggaran loan to value (LTV) yang efektif diberlakukan sejak akhir Agustus 2016,” sebut BI.

–– ADVERTISEMENT ––

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me