Astra Bakal Sulap Bengkel di Lokasi Strategis Jadi Properti Komersial

Big Banner

JAKARTA, KompasProperti – Pendirian PT Astra Land Indonesia bersama Hongkong Land Ltd, menjadi lini bisnis ketujuh PT Astra International Tbk (Astra).

Setelah bidang otomotif, jasa keuangan, alat berat, pertambangan dan energi, agribisnis, infrastruktur dan logistik, serta teknologi informasi, Astra juga melirik properti sebagai prospek bisnis yang menggiurkan.

Tentu saja, perusahaan baru ini dilatarbelakangi alasan yang kuat, antara lain karena Astra memiliki sejumlah bank tanah (land bank).

“Kami punya banyak land bank di tempat strategis. Lihat saja bengkel-bengkel Astra. Kalau itu dikonversi (jadi properti) bayangkan (untungnya),” ujar Direktur Astra Paulus Bambang Widjanarko di proyek Menara Astra, Jakarta, Senin (20/2/2017).

Ia mencontohkan bengkel Astra yang berada di Sunter, Jakarta Utara. Bengkel ini ada rencana untuk dipindahkan ke Cikarang, sehingga lahannya bisa dibangun properti komersial.

Menurut Paulus, secara total, bank tanah milik Astra adalah seluas 140 hektar. Namun, bank tanah ini tidak murni dimiliki Astra melainkan juga dikerjasamakan dengan pemilik tanah sebelumnya.

“Dalam 10 tahun ke depan, bengkel-bengkel akan pindah, karena sayang tanah-tanahnya di tempat premium,” kata Paulus.

Untuk pengembangan proyek-proyek properti, Astra mungkin akan menyerahkannya pada perusahaan yang lebih kompeten seperti Hongkong Land.

Selain itu, perseroan dengan dan mitra dari Hongkong ini juga telah memiliki bank tanah tersendiri.

Proyeknya yang kini tengah berjalan adalah berskema join venture (JV) dengan Modern Land, yaitu perumahan di klaster seluar 70 hektar.

“Dengan (bank tanah) itu kami yakin bisnis ini dapat dikembangkan. Selain kami punya lahan, saya yakin lini ketujuh ini akan bagus,” kata Paulus.

–– ADVERTISEMENT ––

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me