Paksa Sisihkan Bonus dan Gaji untuk Punya Uang Muka Beli Rumah

Big Banner
Ilustrasi (Rumah123/iStockphoto)

Keinginan untuk memiliki rumah sendiri setelah menikah membuat Khalimatus Sadiyah memaksa diri untuk menyisihkan penghasilan dia dan suami.

Awalnya, Khalimatus menginginkan rumah dengan cara membeli secara tunai. Dia memang tidak ingin berhutang untuk membeli rumah. Menurutnya, berhutang itu memberatkan.

Baca juga: Produsen Gencar Pasarkan Produk Furnitur untuk Generasi Milenial

Belakangan, dia mulai realistis lantaran uang yang dimilikinya tidak cukup untuk membeli rumah yang diinginkannya.

Uang yang dikumpulkan Khalimatus dan suami hanya cukup untuk mendapatkan rumah kecil yang berada di gang sempit dan tidak bisa dilalui mobil.

Baca juga: Generasi Milenial Jadi Pangsa Pasar Potensial Produsen Gadget Premium

Khalimatus akhirnya memilih untuk membeli sebuah rumah di perumahan kecil di Depok, Jawa Barat pada 2011.

“Akhirnya iseng cari rumah yang kira-kira masuk di kantong,” kata Khalimatus yang berprofesi sebagai karyawan swasta.

Baca juga: Perbankan Tidak Ketinggalan Melirik Generasi Milenial, Saatnya Kamu Punya Rumah!

“Dapatlah rumah sekarang dengan down payment 20 persen. Waktu itu sekitar Rp 36 jutaan,” lanjutnya.

Menurut Khalimatus, down payment sebesar 20 persen tidak memberatkannya lantaran dia dan suami sudah memiliki tabungan mencapai Rp 75 juta.

Baca juga: Bidik Generasi Milenial, JGC Pasarkan Produk dengan Harga Terjangkau

Khalimatus memaksakan diri untuk menyisihkan sebagian gaji dan bonus yang didapatkannya selama tiga empat tahun.

Dia mengaku bisa mendapatkan antara Rp 15 juta hingga Rp 20 juta setiap tahunnya untuk tabungan uang muka membeli rumah.

Baca juga: Berbekal Bisnis Kursus Online, Generasi Milenial Ini Bisa Bayar DP Rumah

“Tapi punya rumah maksa, harus nekat punya rumah. Kalau nggak nekat, nggak punya-punya rumah,” kata Khalimatus yang memiliki dua anak ini.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me