Timah Properti Tawarkan Familia Urban di Bekasi

Big Banner

JAKARTA – PT Timah Karya Persada Properti (Timah Properti) mulai menawarkan proyek hunian tapak Familia Urban, Bekasi Timur, Jawa Barat. Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 176 hektare (ha) itu dikembangkan dalam rentang waktu sekitar lima tahun.

“Tahap awal kami kembangkan hunian tapak di atas lahan seluas 15 hektare,” jelas M Arief Asj’ari, direktur utama Timah Properti, di Jakarta, Rabu (22/2).

Dia menambahkan, kebutuhan rumah di daerah Bekasi, semakin hari semakin meningkat. Timah Properti melihat situasi ini sebagai peluang bisnis yang prospektif. “Dengan menghadirkan konsep perumahan tapak ideal, kami yakin hunian ini akan dapat diserap pasar, di tengah serbuan hunian vertikal (apartemen) yang semakin jenuh dan mahal,” papar Arif.

Selain di Bekasi, kata dia, Timah Properti juga tengah mengembangkan kawasan hunian lain, seperti di Kelapa Dua Depok, serta di Pondok Cabe, Tangerang. Proyek Timah Properti menggunakan tanah yang merupakan cadangan lahan (land bank) milik PT Timah Persero Tbk.

“Inilah salah satu adventage project, yaitu status tanah yang 100% clear karena milik PT Timah (Persero) Tbk, sehingga aman bagi konsumen. Dan, konsumen yakin membeli produk Tmah Properti,” jelas Arif.

Menurut Direktur Timah Properti Eko Budisantoso, Familia Urban digarap secara bertahap. Areal seluas 176 ha itu dibagi di dalam 5-6 zona.

“Zona pertama seluas 15 hektare untuk hunian tapak yang dibagi dalam tiga klaster dan mulai dibangun tahun ini,” tuturnya.

Proyek pertama ini kelak berisi 780 rumah dengan beragam tipe. “Kami ingin membuat hunian yang nyaman bagi segmen menengah karena harganya dimulai Rp 450 juta per unit,” ujar dia.

Lewat tagline ‘Back to Lovely House’, kata Eko, Familia Urban dikembangkan dengan konsep bahwa manusia pada hakikinya adalah menyatu dengan alam. Dengan konsep ini, hunian di kawasan Famila Urban akan memiliki halaman yang menjadi bagian utuh dari tempat tinggal yang sesungguhnya. “Yaitu sebuah tempat tinggal untuk keluarga Indonesia yang masih membutuhkan halaman sebagai pelengkap rumah tinggal,” kata Eko.

Serah terima tahap pertama kepada konsumen, tambah dia, direncanakan akhir 2017 dan akan terus berlanjut. “Diperkirakan, pada 2021 Familia Urban menjadi kawasan lengkap dan terpadu di kawasan Bekasi Timur,” tuturnya.

Untuk Tahap I dengan luas lahan sekitar 15 ha, yakni Zona Ayodhya, nilai investasi yang disiapkan oleh Timah Properti sekitar Rp 126,7 miliar. Dalam zona ini, Timah Properti memberikan nuansa yang berbeda baik dari desain rumah, desain gerbang cluster dan juga desain gerbang kawasan. Desain rumah, gerbang cluster, dan gerbang kawasan dikembangkan dengan konsep modern tropikal, yang diyakini menjadi icon baru di Bekasi. “Pembangunan kawasan akan dimulai Maret 2017, dimana pada saat ini kegiatan pematangan lahan sudah mulai dilakukan dan rencananya akan dikembangkan dalam waktu sekitar lima tahun,” tutur Eko.

Tahap I seluas 15 ha terdiri atas Cluster Gayatri, Cluster Ganesha, dan Cluster Dharmawangsa. Rumah yang ditawarkan mulai tipe 36 sampai dengan tipe 90.