Kembangkan 2 Proyek Properti di Jakarta, Astra Land Siapkan Rp3 Triliun

Big Banner

Direktur PT Astra International Tbk. (ASTRA) Paulus Bambang WS mengatakan di Jakarta Selatan pihaknya memiliki lahan sekitar 1 hektare yang sedang dalam proses penyelesaian perizinan. Perusahaan kembali akan menggandeng Hong Kong Land untuk mengembangkan proyek hunian vertikal tersebut. Adapun di Jakarta Garden City (JGC) perusahaan akan mulai menyiapkan dua klaster perdana.

“Kami rencanakan [proyek] akan dirilis pada kuartal IV/2017 dengan dua klaster terlebih dahulu, saat ini masih tahap perhitungan investasi dan desain yang tepat,” katanya usai seremoni tutup atap Menara Astra, Senin (20/2).

Paulus menuturkan bersama PT Modernland Realty Tbk., perusahaan telah membentuk perusahaan patungan dengan komposisi kepemilikan 50:50 untuk proyek Modernland Astra seluas 70 hektar. Astra juga telah membenamkan investasi hingga Rp20 triliun untuk pengembangan dalam kurun waktu 15 tahun ke depan. Rencananya, perusahaan patungan tersebut akan menghasilkan sejumlah produk mulai dari rumah tapak, apartemen, vila, dan ruang komersial.

Menurut Paulus, setelah meresmikan lini usaha baru di industri properti pada Oktober 2016 lalu, perusahaan akan fokus mencari peluang-peluang yang dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Perusahaan akan kembali mendata lahan-lahan potensial milik induk usaha yang kiranya dapat dikembangkan Astra Land. Salah satunya yang berada di Sunter, sebab seluruh pabrik akan dipindahkan di kawasan industri Cikarang seluas 140 hektar.

“Ke depan Astra Land akan terbuka dengan berbagai kemungkinan dan tidak berfokus pada satu segmen saja, sebab kami pemain baru dan masih butuh belajar menapak banyak hal tentang industri ini,” ujar Paulus.

Sementara itu, proyek perdana Astra Land yang bernama Menara Astra terdiri dari tiga menara di kawasan niaga Sudirman akan berfungsi mengakomodir kebutuhan hunian kelas atas dan ruang perkantoran kelas A.

Presiden Direktur PT Menara Astra David Iman Santosa mengataka untuk Anandamaya Residence saat ini telah mencatatkan penjualan telah mencapai 93% dari total 509 unit yang ditawarkan.

Harga unit apartemen yang dikembangkan PT Brahmayasa Bantera, perusahaan patungan PT Astra Internasional Tbk dengan Hongkong Land saat ini sekitar Rp80 juta/m2 untuk tipe terkecil dan lebih dari Rp110 juta/m2 tipe terbesar dengan luasan 120 m2-360 m2. (PIT)

 

jktproperty.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me