Kementerian PUPR Bentuk Unit Khusus NCICD

Big Banner

Jakarta, mpi-update. Program National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Pembangunan tanggul raksasa di jakarta Utara, guna menahan air laut masuk ke daratan. Program khusus pemerintah untuk membangun Jakarta yang lebih baik.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berinisiasi membentuk unit khusus untuk menangani permasalahan tersebut seperti dikutip dari situs resmi PUPR.
Tujuan dari pembentukan Unit Khusus NCICD adalah untuk memudahkan koordinasi dan pelaksanaan proyek. Hal tersebut sesuai arahan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono terkait pembentukan tim khusus untuk menangai pekerjaan ini.

Unit khusus tersebut telah disahkan pada bulan Februari 2017, yang terdiri dari gabungan divisi internal Kementerian PUPR (Ditjen SDA, Ditjen Cipta Karya, BPIW, dan Balitbang) yang terdiri dari tiga Project Management Unit (PMU) dan satu Sekertariat PMU.

Tiga PMU tersebut terdiri dari; (PMU I) Bidang Program dan Perencanaan, (PMU II) Bidang Pembangunan Tanggul, Pengendalian Banjir, dan Air Baku, (PMU III) Bidang Pembangunan Sanitasi dan Air Minum. Sekertariat PMU berfungsi untuk memonitor kegiatan setiap Bidang PMU untuk dilaporkan ke Ketua PMU.

Dalam rangka koordinasi dan pelaksanaan pekerjaan, Direktur Sungai dan Pantai Kementerian PUPR Hari Suprayogi menginisiasi pertemuan antar Bidang PMU untuk keselarasan pekerjaan yang dituangkan di dalam pertemuan rutin antar Bidang PMU.

Pada pelaksanaanya program ini melibatkan bantuan tiga negara lainya, yaitu Korea (KOICA), Belanda (Ministry of Infrastrututre adn Environment, MIE), dan Jepang (diwakili oleh JICA). Keterlibatan setiap negara tersebut memiliki fokus tugas yang berbeda-beda, KOICA membantu di dalam pematangan feasibility study, MIE fokus untuk membantu masalah non-teknis, JICA pematangan kajian penurunan tanah Jakarta.

Rencana program kegiatan NCICD ini diawali dengan pematangan Master Plan NCICD yang telah direview oleh Bappenas selama enam bulan pada tahun 2016. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengarahkan kegiatan NCICD menjadi program yang lebih terintegrasi, karena menurutnya NCICD bukan hanya projek penanggulangan banjir, tetapi projek untuk peningkatan kualitas lingkungan hidup Jakarta secara keseluruhan.

Di dalam penyusunan update master plan NCICD secara detail ini menurut Kapuslitbang SDA, William Putuhena, perlu melibatkan local expert, khususya ahli yang kontradiksi dengan program NCICD, agar memiliki visi dan memberi masukan solusi terkait permasalahan Jakarta. Dengan keterlibatan local expert dari awal, baik universitas atau instansi lainya, diharapkan persepsi terkait program NCICD ini sejalan dengan program pemerintah dan didukung oleh setiap elemen masyarakat. Dengan demikian, Kapuslitbang SDA berharap kritisi tersebut dapat menjadi solusi nyata yang dapat diimplementasikan di dalam program NCICD.

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me