Metland Bakal Kembangkan Properti Terintegrasi LRT

Big Banner

JAKARTA, KompasProperti – Director Research and Advisory Cushman And Wakefield Indonesia Arief Rahardjo menilai proyek pembangunan moda transportasi light rail transit (LRT) memberikan manfaat cukup banyak bagi para pengembang properti.

Menurutnya, pengembang yang membangun properti di area yang dilintasi LRT akan menangguk untung dari potensi kenaikan harga properti yang dijualnya.

Baca: LRT Dibangun, Siapa yang Diuntungkan?

Beberapa pengembang, sebut saja PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), dan bahkan kontraktor LRT sendiri PT Adhi Karya Tbk tercatat telah mengembangkan proyek properti di daerah-daerah yang dilalui jalur LRT seperti Cibubur, Bekasi, dan di sekitar Tol Jagorawi.

Menyusul kini PT Metropolitan Land Tbk (Metland). Pengembang ini memiliki lahan, dan akan mengembangkan properti di dekat stasiun-stasiun LRT.

“Mungkin bisa dibilang proyek kami di sana ada Grand Metropolitan Mall dan di sebelah itu ada lahan yang akan kami bangun apartemen dekat dengan stasiun LRT,” tutur Direktur Keuangan Metland Olivia Surodjo, di Jakarta, Rabu (22/2/2017).

Olivia menuturkan, lahan yang dimiliki Metland seluas 3.500 meter persegi di Cawang berada di dekat stasiun LRT yang akan dikembangkan menjadi perkantoran.

Namun, rencana itu masih belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat karena pasar perkantoran di Jakarta saat ini masih dalam kondisi kelebihan pasokan.

“Jadi kami masih menunggu, agar ketika LRT itu selesai baru ada nilai tambahnya. Kami sendiri sebetulnya sudah melakukan pencanangan. Tetapi dalam artian pasang pondasi,” imbuh dia.

Metland tengah melakukan penjajakan dengan beberapa pengembang yang juga memiliki lahan di sekitar jalur LRT untuk bisa bermitra.

“Tak menutup kemungkinan bisa bermitra dengan PT Adhi Karya Tbk untuk mengembangkan proyek properti dekat LRT,” pungkas Olivia.

properti.kompas.com