Bangun Properti Ga Mesti Nunggu Ekonomi Stabil Kok!

Big Banner
Acara pengenalan produk properti konsep hunian bersanding perkantoran, One Parc Puri, di Hotel Pullman Jakarta, Rabu (22/2). Foto: Rumah123/Ade Miranti

Meski perekonomian Indonesia masih melambat, sejumlah pengembang tetap membangun properti. Termasuk perusahaan pengembang Metropolitan Land yang berkolaborasi dengan pengembang asal Singapura.

“Alasan kami memilih tahun ini meski ekonomi masih belum stabil, karena bakal banyak pengembang akan menawarkan produk baru yang berbeda dan belum ada di Indonesia. Maka dari itu, kami come early sebelum banyak persaingan,” kata Direktur PT Metropolitan Karyadeka Ascendas (MKA), Olivia Surodjo, di Hotal Pullman Jakarta, Rabu (22/2).

Baca juga: Gedung Kantor Paling Banyak Gunakan Gipsum, Alasannya Apa Ya?

Menurutnya, justru dalam kondisi ekonomi saat ini pengembang mulai mengembangkan properti ketimbang menunggu perekonomian stabil.

“Justru kami di tahun ini sedikit membaik penjualannya dibanding tahun sebelumnya. Dan saya yakin pertumbuhan sektor properti pada tahun ini diperkirakan bisa mencapai 5-10 persen. Rebound-nya prediksi 2018 mendatang akan stabil kembali,” ujarnya.

Baca juga: Angka 4 dan 13 di Gedung Jangkung Itu Sial, Benar Ga Sih?

Sebelumnya, PT Metropolitan Land dalam pemasaran produk propertinya banyak menyasar segmen menengah hingga menengah ke bawah. Kali ini, Metropolitan Land berkolaborasi dengan pengembang asal Singapura, Ascendas Singbridge, perusahaan tersebut mulai membidik segmen menengah atas.

Mereka menawarkan produk terbarunya, One Parc Puri, yang mengusung konsep Work Office Home Office (WOHO). Bangunan konsep hunian bersanding perkantoran tersebut dikembangkan pada lahan seluas 9,7 hektar.

WOHO One Parc Puri terletak di wilayah barat Jakarta, harganya sekitar Rp22-24 juta per meter persegi tiap unitnya. (Dod)

rumah123.com