Triniti Dinamik Mulai Pembangunan Proyek The Smith

Big Banner

Serpong – Perusahaan pengembang properti, PT Triniti Dinamik, melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) proyek terbarunya The Smith-SOHO (Small Office, Home Office), di kawasan Alam Sutera, Tangerang.

The Smith merupakan salah satu proyek unggulan PT Triniti Dinamik yang terdiri dari 360 unit hunian, 100 unit SOHO dan 80 unit Office. Selain itu, pihak pengembang juga menyediakan sejumlah fasilitas seperti kolam renang, kids pool, fitness centre, sky lounge, gaming room, serta satu lantai yang dapat dipergunakan untuk keperluan kantor.

Presiden Direktur Triniti Dinamik, Samuel Stepanus Huang, mengatakan, The Smith, dirancang khusus oleh arsitek dari Polandia yang berkantor pusat di Singapura. Proyek ini, lanjut dia, mengedepankan konsep minimalis, modern and tech design yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan perusahaan startup di wilayah Serpong sebagai pusat bisnis baru yang modern dan merupakan yang pertama di Indonesia.

“Kami optimistis proyek ini dapat selesai tepat waktu, sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Kami juga bersyukur proses pembangunan The Smith dapat berjalan baik dan lancar dengan berlangsungnya proses ground breaking ini,” ujar Samuel, di Jakarta, Sabtu (25/2).

Presiden Direktur Triniti Dinamik, Samuel Stepanus Huang (tengah) dan Founder Triniti Property Group Bong Chandra (dua dari kanan) serta jajaran Direksi Triniti Dinamik saat prosesi ground breaking The Smith-Soho Office, di Serpong, Jumat, 24 Februari 2017.

Dikatakan Samuel, The Smith yang merupakan proyek mixed use, mengusung tiga konsep utama yang menjadi daya tarik bagi pembeli. Status menjadi daya tarik pertama, di mana Triniti Dinamik memastikan perusahaan yang bergabung di The Smith memiliki status yang prestisius.

Kedua, profesional. The Smith menyediakan satu lantai full yang dapat digunakan untuk kebutuhan profesional, seperti 8 ruang rapat, 2 auditorium, teleconference room yang dilengkapi dengan semua fasilitas perkantoran (proyektor, layar, LED screen, wifi, printer, mesin fax, komputer dan sebagainya).

Ketiga, komunitas. The Smith menyediakan sebagian lantai di gedung yang dapat dimanfaatkan sebagai co-working space. Sebuah konsep yang sudah sering dipakai di negara maju.

“Untuk startup company, para individu dapat memanfaatkan lokasi ini sebagai sarana berkomunikasi dan berinteraksi,” tambah Samuel.

Founder Triniti Property Group, Bong Chandra, menambahkan, kehadiran The Smith diharapkan memberikan solusi yang tepat bagi mereka yang membutuhkan berkaitan dengan kemajuan teknologi, sekaligus memenuhi hunian yang dibutuhan sesuai program pemerintah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“The Smith dikonsep sebagai rumah bagi pelaku bisnis startup company seperti Silicon Valley di Amerika. Kami contohkan salah satunya adalah ketersediaan lantai 3 sebagai bisnis center,” kata Bong Chandra.

Unit yang ada di The Smith sendiri dijual dengan harga Rp 27 Juta per meter segi, dan sangat menguntungkan bagi pembeli. Selain itu, lokasinya sendiri sangat strategis di dalam kawasan Alam Sutera dan hanya satu menit dari pintu tol Kunciran/Alam Sutera, serta berdekatan dengan kampus Binus University.

“Dengan lokasi yang prima, The Smith yang hanya terdiri dari satu tower dibuat lengkap dengan Residence, Soho, Office, Facility Floor, dan area loby dengan arsitektur yang modern serta elegan,” kata Bong Chandra.

sas.call(“std”, {siteId:135920,// pageId:756194,// Page : ID_Beritasatu/beritasatu_megapolitanformatId: 44269,// Format : Video-Read 1x1target:”// Targeting});