5 Jalan Tol Ini Akan Beroperasi 2019

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Pemerintah terus mengebut proyek infrastruktur jalan untuk meningkatkan konektivitas wilayah, meningkatkan perekonomian kawasan, memperlancar jalur logistik barang dan jasa. Untuk mempercepat proyek jalan tol  pemerintah melakukan berbagai macam pola seperti kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

Ilustrasi

Ilustrasi

Beberapa ruas jalan tol yang dibangun dengan pola KPBU dengan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) antara lain ruas Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat, Cileunyi-Sumedang-Dawuan, dan Serang-Panimbang. Yang juga tengah diupayakan adalah jalan tol Cikampek II elevated dan ruas Krian-Lagundi-Bunder-Manyar.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, cepatnya progres pembangunan jalan tol ini merupakan bentuk implementasi KPBU sehingga masing-masing pihak memiliki peran dan sebagai bentuk penguatan sinergi. “Makanya proyek 5 jalan tol ini bisa cepat diteken perjanjiannya dan bisa langsung dilaksanakan,” ujarnya saat penandatanganan perjanjian KPBU jalan tol di Jakarta, pekan ini.

Sementara itu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono memberikan penjelasan terkait teknis proyek jalan tol. 3 ruas tol yaitu Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat, Cileunyi-Sumedang-Dawuan, dan Serang-Panimbang nilai kontraknya mencapai Rp27,1 triliun yang ditargetkan bisa beroperasi pada tahun 2019.

“Ruas tol Serang-Panimbang dikerjakan oleh konsorsium Wijaya Karya sepanjang 84 km dengan anggaran Rp5,3 triliun. Ruas Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat panjangnya 143 km dengan investasi Rp13,4 triliun yang dikerjakan Hutama Karya dan Jasa Marga. Sementara Cileunyi-Sumedang-Dawuan sepanjang 58 km investasinya Rp8,4 triliun,” jelas Basuki.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me