Tersedia Rp15,6 T untuk Bangun 895.000 Rumah MBR, Ayo Punya Rumah!

Big Banner
Peluncuran KPR BTN Mikro di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (24/2). Foto: Rumah123/Kementerian PUPR

Pemerintah dan bank-bank pelaksana bekerja sama membantu mengurangi angka backlog 11,5 juta unit Program Sejuta Rumah. Kerja sama tersebut Terutama menyasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) agar mendapatkan hunian layak huni.

Nah… bagi pekerja informal yang selama ini bingung untuk membeli hunian, ada beberapa program pilihan yang ditawarkan. Salah satunya program KPR BTN Mikro yang baru saja diluncurkan, Jumat (24/2).

Membidik masyarakat dengan penghasilan Rp1,8-2,8 juta per bulan, KPR BTN Mikro akan diparalelkan dengan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang akan segera diberlakukan.

Baca juga: Ayo, yang Bergaji Rp1,8-2,8 Juta Bisa Ajukan KPR BTN Mikro Sekarang!

“Pekerja informal yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Mie Bakso (APMISO) mendapatkan KPR BTN Mikro untuk pembangunan dan memperbaiki rumah sebesar Rp75 juta. Pemerintah juga memberikan bantuan uang muka sebesar Rp4 juta,” ucap Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, melalui siaran persnya.

Menurut Basuki, pemerintah telah meluncurkan berbagai skema pembiayaan perumahan untuk meningkatkan daya beli MBR. Sebut saja Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp9,7 triliun bagi pembiayaan 120 ribu unit rumah, Subsidi Selisih Bunga (SSB) Rp3,7 triliun untuk 225 ribu unit, dan Subsidi Bantuan uang Muka (SBUM) Rp 2,2 triliun untuk 550 ribu unit.

Baca juga: Hai Pengembang, Dekati Pasar Properti dengan Konsep dan Inovasi Baru Yuk! (1)

Selain itu, tahun ini juga akan diluncurkan Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) yang dananya bersumber dari pemerintah.

Pada 2015, angka rumah yang terbangun sebanyak 699.770 unit, sedangkan 2016 sebanyak 805.169 unit. Sementara tahun ini, Basuki optimistis target sejuta rumah per tahun akan mencapai target. (Wit)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me