Banyak Orang Indonesia Raih Keuntungan Beli Apartemen di Melbourne, Kok Bisa?

Big Banner
Ilustrasi Foto: iStock Photo

Pengembang properti asal Melbourne Australia, Brady Group memasarkan produk terbarunya Apartemen 380 Melbourne, di Leatris Room, Hotel Mulia Senayan, pada Sabtu (25/2) ini. Developer ini membidik calon pembeli di Indonesia.

Menurut, Country Manager Brady Group Indonesia, Midli Christin, konsumen di Indonesia lebih dominan membeli apartemen di sana ketimbang menyewa. Kok bisa, alasannya?

“Kebanyakan mereka memiliki anak bersekolah di Melbourne. Daripada bayar sewa untuk apartemen satu kamar di CBD Melbourne dengan harga dua ribu dollar per bulan atau 24 ribu dollar setahun. Akhirnya mereka pilih beli apartemen dibandingkan menyewa,” katanya dilansir dari Kompas.com, Jumat (24/2).

Baca juga: Crown Group Siap Ekspansi ke Luar Australia, Bidik Pasar Indonesia

Saat ini, kenaikan harga properti di Melbourne rata-rata 10 persen per tahun. Dengan berinvestasi di sana, para investor mendapat keuntungan sewa sekitar 6 persen per tahun.

“Bunga bank di Australia saat ini masih sekitar empat persen. Karena bunga bank lebih kecil dari keuntungan sewa, bisa dikatakan cicilan properti di Melbourne dibayarkan oleh si penyewa. Ini daya tariknya,” ujar Christin.

Di sana, pemerintah Melbourne memberlakukan potongan pajak pembangunan tiap pembelian properti.

Baca juga: Dua Tipe Investor Indonesia di Australia

“Sedangkan kota-kota lain di Australia seperti Sydney, Brisbane dan Perth mengenakan pajak normal. Tanpa potongan pajak untuk properti masih berupa tanah atau properti dalam tahap pembangunan. Jadi, untuk mendapatkan penghematan pajak maksimum, sangat disarankan untuk membeli properti di saat awal pembangunan,” saran Christin. (ed: dod)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me