Asyik, 99% Pembiayaan KPR Bisa Dipinjam dari BPJS Ketenagakerjaan

Big Banner

sas.setup({ domain: ‘http://adnetwork.adasiaholdings.com’, async: true, renderMode: 0});

sas.call(“std”, { siteId: 134986, // pageId: 749845, // Page : ID_Okezone/okezone_outstream formatId: 44269, // Format : Video-Read 1×1 target: ” // Targeting });

<a href=”http://adnetwork.adasiaholdings.com/ac?jump=1&nwid=2060&siteid=134986&pgname=okezone_outstream&fmtid=44269&visit=m&tmstp=[timestamp]&out=nonrich” target=”_blank”> <img src=”http://adnetwork.adasiaholdings.com/ac?out=nonrich&nwid=2060&siteid=134986&pgname=okezone_outstream&fmtid=44269&visit=m&tmstp=[timestamp]” border=”0″ alt=”” /></a>

JAKARTA – Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menguraikan, persyaratan pemberian fasilitas pembiayaan rumah dan uang muka Kredit Pemilikan Rumah (KPR) diatur sesuai dengan ketentuan yang berlaku dari pemerintah. Adapun maksimal pembiayaan KPR dan Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) sampai dengan 99% dari harga rumah yang sesuai dengan ketentuan pemerintah.

“Sementara bagi pekerja pada kategori non-MBR, pemberian KPR maksimal sebesar 95% dengan harga rumah maksimal sebesar Rp500 juta,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/2/2017).

Dia menambahkan, PUMP tidak diperkenankan bagi pekerja pada kategori ini sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 17/10/PBI/2015.

Baca selengkapnya: Wow, Pakai BPJS Ketenagakerjaan Bisa DP KPR Cuma 1%

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me