BPJS Berikan Pinajaman Bunga Murah Untuk Perumahan, Ini Syaratnya

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – BPJS Ketenagakerjaan kembali meluncurkan program kredit ringan untuk angggotanya. Kredit untuk pembiayaan rumah ini disebut sebagai program manfaat layanan tambahan (MLT) yang diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) No. 35 Tahun 2016 dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Ilustrasi

Ilustrasi

Menurut Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan  Agus Susanto, fasilitas ini bisa digunakan oleh anggota dengan kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan non MBR. Tujuan program ini untuk meningkatkan kesejahteraan anggota melalui pemilikan rumah layak dan mendukung program pembangunan sejuta rumah.

“Kami berharap program ini bisa meningkatkan daya tarik dan memperluas cakupan pelayanan kepada para anggota. Ada 4 program yang bisa diambil, yaitu KPR, pinjaman uang muka perumahan (PUMP), pinjaman renovasi perumahan (PRP), dan kredit konsruksi bagi developer. Jadi yang kami berikan lengkap dari sisi suplai dan demand,” ujarnya di Jakarta, Senin (27/2).

Program ini dilaksanakan dengan bekerjasama dengan berbagai stakeholder, antara lain  pengembang dan perbankan BUMN.  Dari sisi permintaan (demand side) BPJS Ketenagakerjaan menyediakan pembiayaan dengan bunga ringan kepada anggota, sementara  sisi suplai ada pembiayaan kompetitif  kepada pengembang.

Melalui program ini anggota BPJS Ketenagakerjaan bisa mendapatkan plafon KPR hingga 95 persen (DP 5%) dengan harga rumah maksimal Rp500 juta. Untuk renovasi plafon pinjamannya hingga Rp50 juta. Kredit konstruksi hanya diberikan kepada pengembang yang membangun rumah tapak dan rumah susun untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan. Patokan bunganya merujuk kepada Bank Indonesia Reverse Repo (BI RR).

Untuk KPR bersubsidi bagi MBR bunganya 5 persen, sementara non MBR bunganya BI RR+3 persen dengan jangka waktu hingga 20 tahun.  Pinjaman uang muka dan renovasi bunganya sama BI RR+3 persen selama 15 dan 10 tahun. Sementara untuk kredit konstruksi bunganya BI RR+4 persen.

Untuk mendapat fasilitas ini syaratnya harus terdaftar sebagai anggota aktif BPJS Ketenagakerjaan minimal 1 tahun.  Perusahaan tempatnya bekerja harus tertib administrasi, membayar iuran, dan tidak bestatus perusahaan daftar sebagian (PDS) upah ataupun tenaga kerja. Rumah yang dibeli dan direnovasi atas nama pekerja, rumah pertama, dan telah lolos verifikasi kredit dari bank penyalur yang bekerja sama.

“Untuk penyalurannya kami bekerja sama dengan Bank BTN dan kerjasamanya akan diperbanyak dengan seluruh bank BUMN termasuk Bank Pembangunan Daerah (BPD). Sebelum aplikasi masuk ke kami harus ada verifikasi dari bank dan BI checking untuk memastikan tidak ada kredit yang bermasalah,” pungkas Agus.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me