Grand Orange Pandawa Beroperasi di Semester Kedua

Big Banner

Jakarta, KompasProperti – Setelah memasarkan 86 persen unit Grand Orange Condotel Pandawa Beach, Bali, PT Puri Bali Sentosa berencana mengoperasikan hotel bintang empat di salah satu pantai paling populer di Bali tersebut. Rencana itu akan dilaksanakan pada semester kedua tahun ini.

Konsultan pemasaran Grand Orange Condotel Pandawa Beach, Ratdi Gunawan, mengatakan  pendapatan dari bisnis sewa hotel di Bali masih menjanjikan, terlebih jika unit kondotel yang dipasarkan sangat terbatas. Optimisme itu berangkat dari masih tingginya kedatangan wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata itu.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, jumlah wisatawan ke Bali pada Januari 2017 mencapai 460.824 kunjungan. Angka itu naik sebesar 31,44 persen dibandingkan kedatangan wisatawan pada Januari 2016 lalu.

BPS Bali mencatat, wisman yang datang melalui bandara sebanyak 452.660 kunjungan, sedangkan yang melalui pelabuhan laut sebesar 8.164 kunjungan.

Data BPS tersebut juga memaparkan, dilihat dari jenis kebangsaan, wisman paling banyak datang ke Bali pada Januari tahun ini adalah wisman berkebangsaan China, Australia, India, Jepang, dan Amerika Serikat dengan persentase masing-masing sebesar 32,10 persen, 19,86 persen, 3,80 persen, 3,73 persen, dan 3,19 persen.

“Karena itulah, kami masih optimistis Bali masih menjadi surga bagi investor kondotel atau kondominium hotel, karena target pasar investasi kondotel di sini masih sangat besar, yaitu wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik,” ujar Ratdi.

Ratdi menjelaskan, investasi hotel bintang empat hak milik di lokasi pantai terpopuler di Bali itu dipasarkan dengan unit terbatas, yaitu hanya 129 unit. Dia mengakui, saat ini sulit mendapatkan properti bersertifikat hak milik strata title di Bali.

“Karena kebanyakan yang dipasarkan itu properti bersifat lease hold,” tambah Ratdi.

Okupansi

Berdasarkan data BPS Bali, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) di hotel-hotel berbintang pada Januari 2017 lalu rata-rata mencapai 59,61persen. Angka itu turun 0,47 poin dibandingkan TPK bulan sebelumnya, yaitu Desember, yang merupakan high season.

Data tersebut memaparkan rata-rata lama menginap tamu pada hotel berbintang di Bali selama Januari 2017 mencapai 2,88 hari. Angka lamanya menginap itu naik 0,21 hari dibandingkan rata-rata lama menginap tamu selama Desember 2016 lalu.

“Kalau unitnya terbatas dan target pasarnya besar, kami bisa pastikan ketika hotel beroperasional akan menghasilkan tingkat okupansi dan harga kamar tinggi, pada akhirnya menghasilkan ROI yang juga tinggi. Ingat, turis China itu menyumbang wisman paling tinggi,” kata Ratdi.

–– ADVERTISEMENT ––

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me